5.566 Kali GPM Digelar! Ini Dampaknya ke Harga Pangan di Daerah
Selasa, 07 Jul 2026, 14:37 WIB | Oleh: Tim RedaksiSementara itu, data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu pertama Juli 2026 menunjukkan masih adanya dinamika harga di sejumlah wilayah yang memerlukan penguatan intervensi melalui GPM. Ekskalasi IPH tertinggi tercatat di Papua Tengah sebesar 8,13 persen, disusul Kalimantan Timur sebesar 4,35 persen dan Papua Barat Daya sebesar 2,81 persen. Pergerakan ini dipengaruhi oleh fluktuasi komoditas cabai merah, cabai rawit, dan beras.
Kondisi ini menjadi dasar penguatan pelaksanaan GPM di daerah-daerah tersebut guna memperlancar pasokan, menahan laju kenaikan harga, sekaligus menjaga inflasi tetap berada dalam koridor sasaran nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!