Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Perlu Perkuat Sektor Manufaktur Nasional

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Indonesia Perlu Perkuat Sektor Manufaktur Nasional Doc: ANTARA/Abdan Syakura
Ket. Pekerja membawa gulungan kain di sebuah gudang di Kota Cimahi, Jabar.

Industri Pengolahan

Jakarta – Pemerintah diminta mempercepat reindustrialisasi atau penguatan kembali sektor manufaktur guna memperluas penciptaan lapangan kerja formal sekaligus meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi nasional.

Seperti dikutip dari Antara, ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai sektor manufaktur secara historis menjadi sektor paling efektif dalam menciptakan pekerjaan formal dalam skala besar, meski kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) terus menurun dalam dua dekade terakhir.

“Penguatan kembali sektor manufaktur perlu menjadi agenda utama.

Indonesia membutuhkan kebijakan industri yang lebih agresif untuk mendorong manufaktur padat karya modern, terutama yang terintegrasi dengan teknologi dan rantai pasok global,” katanya di Jakarta.

Menurut Yusuf, tantangan Indonesia saat ini bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut mampu menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas, formal, dan produktif.

Ia mengingatkan tanpa perbaikan kualitas penyerapan tenaga kerja, Indonesia berisiko menghadapi situasi ketika pertumbuhan ekonomi terlihat kuat, tetapi peningkatan kesejahteraan pekerja berjalan lebih lambat.

“Kalau tidak, kita bisa terjebak pada situasi di mana angka PDB terlihat kuat, tetapi kesejahteraan tenaga kerja meningkat jauh lebih lambat,” ujarnya.

Selain penguatan manufaktur, Yusuf menilai pemerintah perlu mempercepat investasi pada pengembangan sumber daya manusia, terutama pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.

Menurut dia, saat ini masih terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha, khususnya di sektor manufaktur dan teknologi.

Formalisasi UMKM

Lebih lanjut, Yusuf juga mendorong percepatan formalisasi UMKM dan sektor usaha kecil agar lebih produktif serta mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi tenaga kerja.

Menurut Yusuf, banyak pelaku UMKM memiliki potensi berkembang, tetapi masih menghadapi kendala akses pembiayaan, legalitas usaha, serta minimnya insentif untuk masuk ke sektor formal.

Ia menegaskan formalisasi UMKM penting bukan hanya untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja, tetapi juga memperluas basis produktivitas dan perpajakan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.