Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kekeringan di Pulau Jawa Meluas, Bantuan Air Digencarkan

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Kekeringan di Pulau Jawa Meluas, Bantuan Air Digencarkan Doc: antara foto
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan distribusi bantuan air bersih akan terus digencarkan secara masif menyusul semakin meluasnya dampak bencana kekeringan periode musim kemarau di sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada awal Juli 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa penurunan debit sumber air akibat berkurangnya intensitas hujan telah memicu berkurangnya ketersediaan air bersih yang menyasar ribuan warga.

"Memasuki awal Juli, pasokan air bersih terus didorong oleh BPBD kabupaten/kota berkolaborasi dengan instansi terkait guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak," kata dia di Jakarta, Selasa (7/7).

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi dari ujung timur Pulau Jawa, kekeringan melanda 125 kepala keluarga (KK) di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak Rabu (1/7). Merespons hal itu, BPBD Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan 4.000 liter air bersih.

Sementara di bagian selatan, tepatnya di Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, BPBD setempat telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 40.000 liter guna mengatasi kelangkaan air warga.

Bergeser ke Jawa Tengah, sebanyak 4.244 warga di Desa Gemuruh dan Desa Somawangi, Kecamatan Bawang dan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, mengalami kesulitan air bersih, sehingga BPBD menyalurkan delapan truk tangki berkapasitas total 80.000 liter.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Cilacap, Grobogan, dan Banyumas, Jawa Tengah.

Bahkan, menurut Abdul defisit air di Cilacap sudah berlangsung sejak Juni hingga melanda delapan desa di enam kecamatan. Dalam peristiwa ini BPBD setempat telah mendistribusikan sebanyak 30.000 liter air bersih secara berkala untuk memenuhi kebutuhan sedikitnya 6.275 orang warga terdampak.

Adapun di Kabupaten Grobogan, kekeringan melanda enam kecamatan yaitu Wirosari, Toroh, Kedungjati, Purwodadi, Geyer, dan Kradenan, di mana bantuan air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pokok 602 KK terdampak.

Sedangkan di Kabupaten Banyumas, kekurangan air bersih berdampak pada 4.614 jiwa di Kecamatan Purwokerto Timur dan Karanglewas, yang kemudian ditangani BPBD melalui pengiriman tiga tangki dengan total 15.000 liter air ke Desa Tamansari dan Desa Karanglewas.

Terakhir di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ada 120 KK atau 555 jiwa yang terdampak kekeringan sehingga pemerintah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor untuk memasok 10.000 liter air bersih ke wilayah terdampak.

"BNPB mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering selama musim kemarau ini. Masyarakat diharapkan mengisi cadangan air saat pasokan masih tersedia, menggunakan air secara bijak sesuai kebutuhan, memperbaiki keran atau pipa yang bocor, serta memanfaatkan kembali air bekas yang masih layak, misalnya air cucian sayur untuk menyiram tanaman," kata Abdul Muhari menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
India Dukung Proyek Revital...
Nasional
Pimpinan MPR Minta Sistem S...
Megapolitan
Praperadilan Roy Suryo Dika...
Megapolitan
Polres Jakbar Ringkus Dua P...
Nasional
DPR: Penyebaran Budaya LGBT...
Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

Menkeu Purbaya Proyeksikan Defisit APBN 2026 Melebar Jadi Rp734,3 Triliun

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.