Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Bogor Kekurangan Air Bersih Akibat Kekeringan

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Warga Bogor Kekurangan Air Bersih Akibat Kekeringan Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Anggota BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan air bersih di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/7).

KABUPATEN BOGOR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mendistribusikan 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Cibinong, Selasa, mengatakan distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima laporan kekeringan dari aparat Desa Karang Tengah pada Senin (6/7).

"Tim langsung melakukan koordinasi dengan aparat setempat, asesmen, kemudian mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan," katanya.

Ia menjelaskan, bantuan air bersih disalurkan ke Kampung Landeuh RT 01/RW 02 dan Kampung Ciburial RT 03/RW 03 serta RT 01/RW 03, Desa Karang Tengah.

Sebanyak 120 kepala keluarga atau 555 jiwa terdampak kekeringan di dua wilayah tersebut. Rinciannya, sekitar 50 kepala keluarga atau 210 jiwa di Kampung Landeuh serta sekitar 70 kepala keluarga atau 345 jiwa di Kampung Ciburial.

Menurut Adam, distribusi dilakukan menggunakan satu unit mobil tangki air dengan total dua kali pengiriman atau ritase. Air bersih diambil dari BPBD Kabupaten Bogor dan tempat pengisian air curah Tirta Nirwana Citaringgul.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, sumber air di Kampung Ciburial telah mengering sehingga sebagian besar sumur milik warga tidak lagi dapat digunakan. Kondisi itu memaksa warga mencari sumber air hingga kawasan Gunung Pancar.

Sementara itu, di Kampung Landeuh masih terdapat beberapa sumur warga yang dapat dimanfaatkan meski debit air mulai berkurang.

Adam menambahkan kebutuhan mendesak warga saat ini adalah pasokan air bersih. BPBD Kabupaten Bogor akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan memantau perkembangan kondisi kekeringan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

44 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.