Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluasan Lahan Panen Kaltim Tingkatkan Pasokan Beras Daerah

📅 Selasa, 07 Jul 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Perluasan Lahan Panen Kaltim Tingkatkan Pasokan Beras Daerah Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Persawahan di Betapus, Samarinda, Kaltim. Pemprov Kaltim menggenjot program cetak sawah baru 2.342 hektare tahun 2026 agar target kemandirian pangan daerah.

SAMARINDA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berhasil meningkatkan ketersediaan pasokan beras daerahnya melalui program perluasan lahan panen guna mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan lokal.

"Peningkatan luas area panen tahun ini mencapai dua puluh dua persen yang berdampak pada penambahan stok beras masyarakat," kata Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Fahmi Himawan di Samarinda, Selasa.

Dia menjelaskan perluasan lahan pertanian tersebut nyata membuahkan hasil berupa tambahan produksi beras sebanyak 25 ribu ton dibanding capaian panen tahun lalu.

Capaian ini turut ditopang kenaikan indeks pertanaman petani yang melonjak menjadi 116 berkat perbaikan sarana infrastruktur irigasi.

"Optimalisasi sawah aktif serta rehabilitasi lahan kritis menjadi kunci utama kami dalam mempercepat pemenuhan defisit konsumsi warga saat ini," ujar Fahmi.

Data terkini menunjukkan produksi beras lokal Kaltim baru menyentuh 157 ribu ton berbanding total kebutuhan konsumsi warga 345 ribu ton.

Untuk menutup celah kekurangan pasokan, pemerintah daerah menggencarkan perluasan jaringan sarana pengairan agar sawah dapat panen sepanjang tahun tanpa kendala air.

"Kami menggenjot program cetak sawah baru 2.342 hektare tahun ini agar target kemandirian pangan daerah lekas terwujud secara penuh," tuturnya.

Pembukaan lahan pertanian baru dipastikan pihaknya sanggup mendongkrak total kapasitas produksi beras daerah hingga menyentuh proyeksi angka aman 346 ribu ton.

Langkah strategis ketahanan pangan mewajibkan adopsi mekanisasi pertanian modern yang disesuaikan dengan kondisi geografis lahan di setiap wilayah kabupaten.

"Pelibatan petani milenial amat krusial untuk mengakselerasi pemanfaatan teknologi budi daya demi melipatgandakan kuantitas panen daerah," ucap Fahmi.

Dia menyatakan sinergi lintas instansi dibangun bersama penyuluh guna memastikan pendampingan teknis kelompok tani berjalan lancar pada setiap awal musim tanam.

Kolaborasi bersama Bulog terus diperkuat Pemprov Kaltim untuk memberikan jaminan serapan panen gabah dengan harga kompetitif bagi para petani desa.

"Integrasi hulu-hilir ini untuk menjamin ketersediaan beras bermutu sekaligus mengangkat stabilitas ekonomi petani kita," kata Fahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.