Sambut Muktamar Ke-35 NU, Kolaborasi Ulama, Umara, dan Aghniya untuk Sejahterakan Rakyat Miskin.
📅 Senin, 06 Jul 2026, 12:59 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPada akhirnya, kemuliaan ulama tidak hanya diukur dari keluasan ilmunya. Kemuliaan umara tidak hanya diukur dari tingginya jabatannya. Kemuliaan aghniya tidak hanya diukur dari besarnya kekayaannya.
Kemuliaan mereka ditentukan oleh sejauh mana ilmu, kekuasaan, dan kekayaan tersebut digunakan untuk membela kaum dhuafa, mengurangi kemiskinan, memperluas keadilan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.
Menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, sudah saatnya seluruh kekuatan NU—ulama, umara, aghniya, pesantren, perguruan tinggi, profesional, pengusaha, santri, dan warga Nahdliyin—bersatu membangun gerakan besar kesejahteraan sosial.
Karena NU yang besar tidak cukup hanya memiliki jamaah yang banyak. NU juga harus mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi umat, bangsa, dan negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, saatnya bergerak dari kebangkitan organisasi menuju kebangkitan kesejahteraan umat.
Agama terjaga, negara kuat, ekonomi tumbuh, dan rakyat sejahtera.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!