Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taruna Ikrar: BPOM Perluas Jejaring Laboratorium Global Demi Tingkatkan Kepercayaan Publik

📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Taruna Ikrar: BPOM Perluas Jejaring Laboratorium Global Demi Tingkatkan Kepercayaan Publik Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Kepala BPOM, Taruna Ikrar

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat kapasitas laboratorium nasional melalui pengembangan infrastruktur dan perluasan kerja sama internasional. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengakuan global terhadap hasil pengujian laboratorium sekaligus menjamin keamanan produk obat dan makanan yang beredar di Indonesia.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengatakan pengembangan laboratorium akan dilakukan secara bertahap dengan dukungan pendanaan dari Asian Development Bank. Penguatan itu tidak hanya berfokus di Jakarta, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

“Dengan dukungan anggaran ADB, kami akan mengembangkan laboratorium hingga menjangkau Sabang sampai Merauke. Penguatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengujian laboratorium BPOM di seluruh Indonesia,” kata Taruna Ikrar saat konferensi pers di kantor BPOM Jakarta, Senin (6/7).

Namun, menurut Taruna, penguatan laboratorium di dalam negeri saja belum cukup. BPOM juga harus membangun jejaring dengan laboratorium internasional agar tercipta saling percaya dan pengakuan terhadap hasil pengujian.

“Laboratorium kita harus terkoneksi dengan dunia luar. Karena dari situlah akan muncul saling percaya,” ucap Taruna.

Ia mengungkapkan BPOM telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah otoritas regulator dunia. Diantaranya U.S. Food and Drug Administration, serta lembaga terkait di India, Tiongkok, Jepang, dan sejumlah negara di kawasan Asia.

Menurut Taruna, interkoneksi tersebut menjadi penting karena produk dari berbagai negara masuk ke Indonesia. Sementara produk dalam negeri juga terus didorong menembus pasar internasional.

“Kita ingin laboratorium kita terkoneksi secara global ke lima benua karena produk dari lima benua masuk ke Indonesia. Lalu produk kita juga akan disebarkan ke lima benua,” ucap dia.

Taruna menyampaikan penguatan jejaring laboratorium global mendorong inovasi green laboratory sekaligus meningkatkan kapasitas dan reputasi laboratorium BPOM. Pengakuan internasional diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan, mutu, serta khasiat obat dan makanan beredar.

“Inti akhirnya adalah bagaimana Badan POM menunjukkan tekadnya untuk mengayomi. Sekaligus melindungi masyarakat seluruh Indonesia,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Megapolitan
Prakiraan Cuaca Terbaru, BM...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.