Sambut Muktamar Ke-35 NU, Kolaborasi Ulama, Umara, dan Aghniya untuk Sejahterakan Rakyat Miskin.
📅 Senin, 06 Jul 2026, 12:59 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPesantren Langitan di Tuban mengembangkan berbagai usaha ekonomi, termasuk produksi Air Demineral KESAN (Keluarga Alumni dan Santri Langitan).
Keberhasilan mereka membuktikan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pengkaderan ulama, tetapi juga dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat.
Dari Politik Identitas Menuju Politik Kesejahteraan Umat
Memasuki abad kedua, NU perlu mendorong transformasi orientasi perjuangan dari politik identitas menuju politik kesejahteraan umat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Politik identitas sering kali berhenti pada simbol, afiliasi kelompok, dan perebutan posisi kekuasaan.
Sebaliknya, politik kesejahteraan berorientasi pada hasil nyata yang dirasakan rakyat.
Ukuran keberhasilannya bukan berapa banyak jabatan yang diraih, melainkan berapa banyak kemiskinan yang berhasil dikurangi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bukan berapa banyak elite yang tampil di panggung kekuasaan, melainkan berapa banyak rakyat yang memperoleh pendidikan yang baik, pekerjaan yang layak, akses kesehatan yang memadai, dan kesempatan ekonomi yang lebih luas.
Dalam kerangka ini, ulama, umara, dan aghniya harus dipertemukan dalam satu tujuan besar, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Membangun Gerakan Filantropi dan Ekonomi Nahdliyin
NU memiliki potensi besar untuk membangun gerakan filantropi modern berbasis zakat, infak, sedekah, wakaf produktif, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Selain itu, NU perlu memperkuat koperasi, UMKM, pertanian, peternakan, perikanan, industri kreatif, ekonomi digital, dan jaringan usaha warga Nahdliyin.
Sudah saatnya lahir lebih banyak pengusaha besar, profesional unggul, ilmuwan, inovator, dan pemimpin ekonomi dari kalangan Nahdliyin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!