Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Anak Krakatau Level III, Wisata Anyer dan Cinangka Tetap Aman untuk Liburan.

📅 Senin, 06 Jul 2026, 11:44 WIB | Oleh:
Gunung Anak Krakatau Level III, Wisata Anyer dan Cinangka Tetap Aman untuk Liburan. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas (topi putih), meninjau Pos Pengamatan GAK PVMBG di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjamin destinasi wisata pantai di kawasan Anyer dan Cinangka aman dikunjungi pada masa libur sekolah, meskipun Gunung Anak Krakatau (GAK) berstatus Siaga atau Level III.

"Kondisi Gunung Anak Krakatau melandai dan dinyatakan aman. Kami mengajak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, untuk tidak khawatir menghabiskan libur sekolah bersama keluarga di pesisir Serang," kata Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas melalui keterangannya di Serang, Senin.

Wabup Najib juga meluruskan bahwa video yang beredar di media sosial memperlihatkan seolah-olah Gunung Anak Krakatau dalam kondisi erupsi besar adalah hoaks atau hasil suntingan yang tidak benar.

"Kami telah meninjau langsung Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau PVMBG di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, bahwa video yang beredar tersebut tidak benar," paparnya.

Jaminan keamanan dari Pemkab Serang tersebut didukung penuh oleh pemantauan dari PVMBG. Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau (GAK) Deny Mardiono menjelaskan bahwa meskipun tremor masih terekam, potensi bahaya sangat jauh dari kawasan wisata.

"Radius bahaya berada dalam jarak tiga kilometer dari pusat erupsi. Sementara untuk Pantai Anyer, Cinangka, dan Carita itu jaraknya kurang lebih 42 kilometer. Jadi material vulkanik tidak akan sampai ke sana," ucap Deny.

Terkait sebaran abu vulkanik, Deny menyebut hal itu bergantung pada arah angin. Berdasarkan pantauan visual CCTV, saat ini hanya terlihat kepulan asap putih setinggi lima hingga 10 meter. Ia juga menegaskan Badan Geologi telah mengeluarkan surat resmi untuk membantah hoaks erupsi yang beredar.

Pihak PVMBG memastikan akan terus memantau dan memperbarui laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau setiap enam jam. Pelaku pariwisata dan masyarakat dapat mengakses informasi tersebut secara mandiri melalui aplikasi Magma Indonesia atau situs web resmi PVMBG.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu bohong, dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun BPBD agar informasi yang diterima benar dan akurat," ujar Deny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kemdiktisaintek Siapkan Ten...
Olahraga
Identik dengan Judi, KONI A...
Piala Dunia, Jelang Laga Hidup Mati, Cristiano Ronaldo Memutuskan Diri Untuk Mundur

Piala Dunia, Jelang Laga Hidup Mati, Cristiano Ronaldo Memutuskan Diri Untuk Mundur

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.