Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangkalpinang Punya Spot Baru, Destar Point Siap Manjakan Penggemar Durian

📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangkalpinang Punya Spot Baru, Destar Point Siap Manjakan Penggemar Durian Doc: ANTARA/Aprionis.
Ket. Para petani durian di Pulau Bangka memamerkan durian cumasi di Pameran Durian Cumasi di Destar Point Pangkalpinang, Minggu (5/7/2026) malam.

PANGKALPINANG – Destinasi wisata kuliner durian kini bukan sekadar tempat berburu buah favorit, tetapi juga menjadi daya tarik yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.

Pengunjung tak hanya datang untuk menikmati durian segar, tetapi juga mencicipi beragam olahan khas, berburu oleh-oleh, hingga menikmati suasana kebun yang asri.

Semakin unik pengalaman yang ditawarkan, semakin besar pula peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menarik wisatawan dan memperpanjang lama kunjungan mereka.

Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjadikan Kawasan Destar Point sebagai pusat kuliner durian sebagai daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

"Kami menjadikan Destar Point ini sebagai destinasi wisata kuliner durian," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin di Pangkalpinang, Senin (6/7).

Ia mengatakan Destar Point yang berlokasi di kompleks terpadu milik Pemerintah Kota Pangkalpinang di Jalan Soekarno Hatta ini dijadikan sebagai pusat kuliner durian, untuk memasarkan hasil perkebunan durian petani di Pulau Bangka yang tersebar di sejumlah sentra di empat kabupaten yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan.

"Kota Pangkalpinang ini sudah saatnya menjadi l pusat pemasaran durian-durian lokal di Kepulauan Babel ini, karena banyak durian lokal yang diminati seperti durian cumasi, tembaga, dan lainnya yang memiliki cita rasa yang luar biasa enak," ujarnya.

Ia menyatakan pembentukan Destar Point sebagai pusat kuliner durian lokal ini, bertujuan agar masyarakat tidak hanya mengenal Alun-Alun Taman Merdeka, Bukit Dealova, Wihelmina Park, Taman Sari sebagai destinasi wisata kuliner di ibukota provinsi ini.

"Kami akan pastikan setiap musim durian akan ada bazar durian cumasi dan durian lokal lainnya di pusat kuliner durian ini," katanya.

Destar Point juga sebagai wujud upaya pemerintah kota dalam mempromosikan potensi durian lokal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada publik yang lebih luas bahkan di level nasional hingga internasional.

"Kita ingin durian lokal seperti cumasi ini lebih dikenal masyarakat luas, karena tidak kalah bagusnya dengan durian-durian yang dikembangkan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan negara lainnya," katanya.

Ia berharap dengan adanya bazar durian cumasi di Destar Point Pangkalpinang yang dimulai Minggu (5/7) hingga Minggu (12/7), masyarakat Kota Pangkalpinang semakin mengenal durian-durian lokal khas daerah ini.

"Dengan adanya bazar durian cumasi ini masyarakat lebih mengenal durian lokal. Jangan sampai kita hanya mengenal durian-durian dari negara tetangga tetapi tidak mengenal durian daerah sendiri yang memiliki cita rasa yang lebih enak dibandingkan daerah lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Bantu Petani Luwu, Kementan...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 16 Se...
Megapolitan
Mereka Bermain Tanah Akhirn...

Kriya Harus Mampu Memanfaatkan Teknologi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kriya Harus Mampu Memanfaat...

Apakah Anak Zaman Sekarang Mengenal Kimpul?

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Anak Zaman Sekarang ...

Perhatikan Cuaca Jakarta Hari Ini

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perhatikan Cuaca Jakarta Ha...
Olahraga
Brentford dan Fulham  Mera...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.