Pangkalpinang Punya Spot Baru, Destar Point Siap Manjakan Penggemar Durian
📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim PenulisPANGKALPINANG – Destinasi wisata kuliner durian kini bukan sekadar tempat berburu buah favorit, tetapi juga menjadi daya tarik yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Pengunjung tak hanya datang untuk menikmati durian segar, tetapi juga mencicipi beragam olahan khas, berburu oleh-oleh, hingga menikmati suasana kebun yang asri.
Semakin unik pengalaman yang ditawarkan, semakin besar pula peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menarik wisatawan dan memperpanjang lama kunjungan mereka.
Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjadikan Kawasan Destar Point sebagai pusat kuliner durian sebagai daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
"Kami menjadikan Destar Point ini sebagai destinasi wisata kuliner durian," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin di Pangkalpinang, Senin (6/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan Destar Point yang berlokasi di kompleks terpadu milik Pemerintah Kota Pangkalpinang di Jalan Soekarno Hatta ini dijadikan sebagai pusat kuliner durian, untuk memasarkan hasil perkebunan durian petani di Pulau Bangka yang tersebar di sejumlah sentra di empat kabupaten yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, dan Bangka Selatan.
"Kota Pangkalpinang ini sudah saatnya menjadi l pusat pemasaran durian-durian lokal di Kepulauan Babel ini, karena banyak durian lokal yang diminati seperti durian cumasi, tembaga, dan lainnya yang memiliki cita rasa yang luar biasa enak," ujarnya.
Ia menyatakan pembentukan Destar Point sebagai pusat kuliner durian lokal ini, bertujuan agar masyarakat tidak hanya mengenal Alun-Alun Taman Merdeka, Bukit Dealova, Wihelmina Park, Taman Sari sebagai destinasi wisata kuliner di ibukota provinsi ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami akan pastikan setiap musim durian akan ada bazar durian cumasi dan durian lokal lainnya di pusat kuliner durian ini," katanya.
Destar Point juga sebagai wujud upaya pemerintah kota dalam mempromosikan potensi durian lokal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada publik yang lebih luas bahkan di level nasional hingga internasional.
"Kita ingin durian lokal seperti cumasi ini lebih dikenal masyarakat luas, karena tidak kalah bagusnya dengan durian-durian yang dikembangkan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan negara lainnya," katanya.
Ia berharap dengan adanya bazar durian cumasi di Destar Point Pangkalpinang yang dimulai Minggu (5/7) hingga Minggu (12/7), masyarakat Kota Pangkalpinang semakin mengenal durian-durian lokal khas daerah ini.
"Dengan adanya bazar durian cumasi ini masyarakat lebih mengenal durian lokal. Jangan sampai kita hanya mengenal durian-durian dari negara tetangga tetapi tidak mengenal durian daerah sendiri yang memiliki cita rasa yang lebih enak dibandingkan daerah lainnya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!