Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belum Padam, Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Bertahan di Pengungsian

📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belum Padam, Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Bertahan di Pengungsian Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah warga tengah beristirahat di pengungsian di Kantor Balai Desa Tanjakan Mekar, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin

TANGERANG - Sedikitnya 28 orang warga Desa Tanjakan Mekar, Kabupaten Tangerang, Banten masih bertahan di lokasi pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah itu akibat dampak kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, kabupaten setempat.

Dari puluhan pengungsi yang terdiri atas kelompok ibu rumah tangga, lansia dan anak-anak ini menempati fasilitas Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, selama satu pekan sejak insiden kebakaran TPA terjadi pada Selasa (30/6).

"Saya sudah mengungsi selama tujuh hari. Kalau untuk bantuan tercukupi, seperti logistik makanan, kasur, itu tercukupi semua," kata Qipi, salah satu pengungsi di Kantor Desa di Tangerang, Senin (6/7).

Ia menyampaikan pilihannya untuk bertahan di pengungsian karena kondisi dan situasi kebakaran TPA Jatiwaringin masih berdampak terhadap pemukimannya. "Asap masih ada. Jadi, saya pilih menetap sementara di sini (pengungsian), karena tidak mau ambil risiko," ucapnya.

Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para pengungsi menerima bantuan logistik dari pemerintah daerah dengan mendirikan pelayanan dapur umum selama tujuh hari ke depan.

"Logistik kami disiapkan sama pemerintah, jadi masih aman selama kami di sini," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjakan Mekar Uti mengatakan mayoritas warga yang mengungsi adalah anak-anak dan lansia yang tempat tinggalnya terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin.

"Kalau untuk hari ketujuh, sekitar 20 orang lebih. Asap TPA itu mengandung racun, ya memang untuk sehari-hari itu udah terdampak betul," katanya

Dia mengungkapkan kondisi kesehatan para pengungsi saat ini sudah dalam keadaan sehat meskipun sebelumnya mayoritas terpapar infeksi saluran pernapasan (Ispa).

"Ya alhamdulillah, dokter dan Puskesmas Rajeg memang selalu mengecek apabila ada warga yang mengungsi langsung diperiksa kesehatannya," ujarnya.

Sementara untuk ketersediaan logistik, kata Uti, dipastikan dalam kondisi aman. Dimana stok bahan pokok terus berdatangan dari bantuan pemerintah dan relawan kemanusiaan, sehingga kebutuhan para pengungsi dalam kondisi aman.

"Alhamdulillah, logistik, semua makanan tercukupi, selain dari Dinsos, semalam juga dari Kementerian Sosial, termasuk dari PDAM dan bupati, dari provinsi pun sudah masuk," ujarnya.

Hingga saat ini, upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan Pemda, BNPB, KLH dan Kemenhut masih terus berlangsung. Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Para petugas pemadam kebakaran dan personel Manggala Agni berjibaku memadamkan api melalui jalur darat. Sementara operasi pemadaman dari udara menggunakan tiga unit helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Berdasarkan laporan yang dihimpun pada Senin, cakupan lahan yang terbakar di TPA Jatiwaringin mencapai 18 hektare dari total lahan 33 hektare. Memasuki hari ketujuh, petugas gabungan berhasil mengendalikan kebakaran dengan hanya menyisakan sekitar 3,6 persen area yang masih berusaha dipadamkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Daerah
BNPB Salurkan 62.000 Liter ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.