Sambut Muktamar Ke-35 NU, Kolaborasi Ulama, Umara, dan Aghniya untuk Sejahterakan Rakyat Miskin.
📅 Senin, 06 Jul 2026, 12:59 WIB | Oleh: Yebdi TrismarUlama adalah penjaga ilmu, moralitas, dan nilai-nilai keadaban. Mereka menjadi kompas yang menunjukkan arah benar dan salah.
Umara adalah penyelenggara negara yang bertugas menghadirkan keadilan, keamanan, dan kesejahteraan.
Aghniya adalah kelompok yang memiliki kekuatan ekonomi. Dalam Islam, kekayaan bukan hanya hak pribadi, melainkan amanah sosial yang harus membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Ketika ulama kehilangan pengaruh moralnya, umara kehilangan orientasi keadilannya, dan aghniya kehilangan tanggung jawab sosialnya, maka lahirlah ketimpangan dan krisis sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, ketika ketiganya bersinergi, lahirlah masyarakat yang kuat secara spiritual, kokoh secara politik, dan maju secara ekonomi.
Rasulullah SAW dan Negara Kesejahteraan
Sejarah Madinah memberikan teladan yang sangat berharga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rasulullah SAW berhasil menyatukan kekuatan agama, kekuasaan, dan ekonomi dalam satu visi besar: membangun masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera.
Para sahabat yang alim menjadi penjaga ilmu dan akhlak. Para pemimpin menjalankan pemerintahan yang adil. Para saudagar sukses seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Utsman bin Affan, dan Abdurrahman bin Auf menjadi motor penggerak ekonomi dan filantropi.
Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, sistem perlindungan sosial berkembang lebih maju melalui pengelolaan Baitul Mal yang berpihak kepada fakir miskin, anak yatim, lansia, dan kelompok rentan.
Model inilah yang sesungguhnya menjadi inspirasi bagi konsep negara kesejahteraan dalam perspektif Islam.
NU Lahir dari Kolaborasi Ulama, Saudagar, dan Rakyat
Tidak banyak yang menyadari bahwa sejak awal kelahirannya, NU merupakan hasil kolaborasi antara ulama, saudagar, dan rakyat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!