Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peternak Menjerit Harga Telur Anjlok, Pemkab Ponorogo Instruksikan ASN Lakukan Ini!

📅 Senin, 06 Jul 2026, 21:59 WIB | Oleh:
Peternak Menjerit Harga Telur Anjlok, Pemkab Ponorogo Instruksikan ASN Lakukan Ini! Doc: ANTARA/Dokumentasi pribadi
Ket. Seorang peternak memanen telur ayam ras di salah satu peternakan di Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

PONOROGO, JAWA TIMUR - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menggerakkan aparatur sipil negara (ASN) daerah itu untuk membeli telur produksi peternak lokal sebagai langkah cepat menekan dampak anjloknya harga telur di tingkat peternak akibat melimpahnya pasokan dan melemahnya permintaan.

Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo Lisdyarita, Senin (6/7), mengatakan, gerakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan penyerapan hasil produksi peternak sehingga stok telur di kandang berkurang dan harga berangsur pulih.

“Kami mengajak seluruh aparatur sipil negara membeli telur dari peternak Ponorogo. Ini bentuk dukungan nyata kepada peternak yang saat ini sedang menghadapi penurunan harga,” katanya.

Menurut Lisdyarita, turunnya harga telur dipengaruhi berkurangnya permintaan selama masa libur sekolah. Kondisi tersebut diperparah dengan penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga penyerapan telur menurun, sementara produksi peternak tetap berlangsung setiap hari.

“Produksi telur tetap berjalan, tetapi permintaan turun karena Program Makan Bergizi Gratis berhenti sementara selama libur sekolah. Akibatnya stok melimpah dan harga ikut terkoreksi,” ujarnya.

Selain menggerakkan aparatur sipil negara, Pemkab Ponorogo juga menyiapkan bazar pangan yang melibatkan peternak lokal untuk memperluas pemasaran telur sekaligus mempercepat penyerapan produksi di masyarakat.

“Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi. Kami akan mengoptimalkan berbagai cara, termasuk bazar, supaya telur peternak Ponorogo lebih banyak terserap pasar,” katanya.

Saat ini harga telur di tingkat peternak berada pada kisaran 19 ribu rupiah hingga 20 ribu rupiah per kilogram atau masih jauh di bawah harga yang dinilai menguntungkan bagi peternak. Pemkab berharap sinergi pemerintah, aparatur sipil negara, dan masyarakat dapat membantu menjaga keberlanjutan usaha peternak ayam petelur di Ponorogo. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.