Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mayoritas Warga Jerman-Prancis Kompak Boikot Turki Masuk Uni Eropa

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 21:12 WIB | Oleh:
Mayoritas Warga Jerman-Prancis Kompak Boikot Turki Masuk Uni Eropa Doc: AFP/MUSTAFA OZER/GETTY IMAGES

MOSKOW - Hampir 40 persen penduduk di Jerman dan Prancis menentang aksesi Turki ke Uni Eropa, menurut survei Public First yang dilakukan untuk Politico.

Di Prancis, 41 persen responden mengatakan bahwa Turki seharusnya tidak pernah menjadi anggota Uni Eropa.

Selain itu, hanya 9 persen yang percaya Ankara harus diberikan keanggotaan segera.

Sebanyak 11 persen lainnya mengatakan Turki harus bergabung tetapi tidak dalam dekade berikutnya, 27 persen menolak untuk menjawab, dan 12 persen mengatakan Turki harus bergabung dalam 10 tahun ke depan.

Di Jerman, 39 persen menentang keanggotaan Turki di Uni Eropa, 10 persen mendukung aksesi mereka segera.

Sementara itu, 19 persen lainnya mengatakan bahwa Turki seharusnya bergabung dengan EU pada dekade berikutnya, 16 persen mengatakan bahwa Turki bisa bergabung tapi tidak dalam 10 tahun mendatang, dan 16 persen tidak memberikan pendapat mereka tentang hal itu.

Survei tersebut dilakukan pada 14-17 Juni terhadap 2 ribu responden, dengan margin kesalahan dua poin persentase.

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan bahwa keanggotaan Uni Eropa tetap menjadi prioritas strategis bagi Ankara, dan memajukan proses negosiasi tersebut penting bagi Turki dan blok benua biru tersebut.

Turki menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa pada 1963, dan Uni Pabean mulai berlaku pada 1996 sebagai upaya untuk memajukan keanggotaan Turki secara penuh di Uni Eropa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Mayoritas Warga Jerman-Pran...
Luar Negeri
Sepi Penerus, Jepang Revisi...
Peternak Menjerit Harga Telur Anjlok, Desak Solusi Cepat dan Aturan Baru Pemerintah

Peternak Menjerit Harga Telur Anjlok, Desak Solusi Cepat dan Aturan Baru Pemerintah

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.