Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mi Lethek Kemasan Kering Jadi Inovasi Unggulan Desa Preneur Srandakan untuk Majukan UMKM.

📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 19:58 WIB | Oleh:

Menurut dia, produk mi lethek kemasan kering juga menjadi upaya memperkenalkan makanan khas Bantul kepada masyarakat di seluruh Indonesia hingga mancanegara.

"Kalau warga sini berkunjung ke luar Jawa, produk ini bisa dijadikan oleh-oleh," katanya.

Harga jual mi lethek goreng dipatok Rp17 ribu, sedangkan mi lethek rebus Rp15 ribu per kemasan dengan berat sekitar 100 gram.

Sulastri mengatakan mi lethek yang digunakan diproduksi oleh pelaku UMKM di sekitar sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan UMKM setempat.

"Produk ini lahir pada 2024 dan hingga saat ini terus diproduksi untuk dipasarkan di sekitar 50 toko oleh-oleh di Yogyakarta," ujarnya.

Selain dipasarkan melalui toko oleh-oleh, promosi produk juga dilakukan secara daring melalui media sosial dan marketplace.

"Kadang kami juga siaran langsung di TikTok karena cukup membantu penjualan," katanya.

Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar 100 hingga 200 bungkus mi lethek kemasan kering dengan omzet kotor sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan.

"Kalau saat Lebaran atau musim liburan bisa mencapai Rp20 juta," ujarnya.

Ia menjelaskan mi lethek merupakan olahan berbahan dasar tepung singkong tanpa menggunakan tepung terigu sehingga bebas gluten (gluten-free).

Ia menyebut Desa Preneur Trimurti dibentuk pada 2023 sebagai wadah untuk mempromosikan berbagai produk unggulan UMKM setempat.

"Ada beragam produk mula wingko babat hingga mi lethek," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Daerah
Mandi di Pantai Tuturuga Be...
Olahraga
Inter Milan Rekrut Curtis J...
Daerah
Pemprov Gorontalo Perkuat S...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.