AWS Luncurkan Dua Program Pelatihan AI dan Cloud untuk Percepat Lahirnya Talenta Digital Indonesia
📅 Sabtu, 27 Jun 2026, 22:08 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Amazon Web Services (AWS) meluncurkan dua program pengembangan keterampilan digital di Indonesia sebagai upaya mendukung kebutuhan talenta yang semakin besar di era kecerdasan buatan (AI). Kedua program tersebut, yakni IndonesiapandAI dan Mastering AI for Nation-Building (MAIN), ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan cloud dan AI sekaligus meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Peluncuran program ini dilakukan di tengah meningkatnya adopsi AI di Indonesia. Berdasarkan studi Unlocking Indonesia's AI Potential 2025 yang ditugaskan AWS, sebanyak 18 juta pelaku usaha di Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI, meningkat 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, 57 persen pelaku usaha masih menganggap keterbatasan keterampilan digital sebagai hambatan utama dalam memperluas penerapan AI. Pemerintah sendiri menargetkan Indonesia memiliki 12 juta talenta digital pada 2030 sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
Melalui program IndonesiapandAI, AWS menyediakan pelatihan cloud dan Generative AI secara gratis dalam bahasa Indonesia bagi masyarakat berusia minimal 18 tahun, tanpa memandang latar belakang pendidikan maupun pengalaman teknis. Program ini menawarkan dua jalur pembelajaran mandiri, yaitu Cloud Essentials dan ML & Gen AI on AWS, serta kesempatan mengikuti ujian sertifikasi AWS secara gratis bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Head of APJ Market Expansion & Strategic Partnerships, Training & Certification AWS, Yashinta Bahana, mengatakan akses terhadap teknologi cloud dan AI harus dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“IndonesiapandAI dan MAIN diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh keterampilan digital sekaligus membuka peluang karier di era kecerdasan buatan yang terus berkembang,” ucapnya melalui siaran pers pada hari Jumat (26/6).
Selain menyasar masyarakat umum, AWS juga menggandeng Yayasan Sagasitas Indonesia untuk melatih para guru sebagai agen penyebar literasi AI. Sebanyak 22 guru dari lima sekolah di bawah Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) telah mengikuti pelatihan intensif mengenai Generative AI dan pengembangan aplikasi berbasis PartyRock, platform AI milik AWS.
Para guru tersebut berasal dari SMA Al Hikmah Boarding School di Jawa Timur, MAN Insan Cendekia Tangerang Selatan, SMA Global Darussalam Academy Yogyakarta, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor, dan SMAN 1 Matauli Pandan di Sumatera Utara. Setelah mengikuti pelatihan, mereka diharapkan dapat menularkan keterampilan yang diperoleh kepada guru lain maupun para siswa di sekolah masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendiri dan Ketua Dewan Pembina YPKBI, Dirgayuza Setiawan, mengatakan kolaborasi dengan AWS memungkinkan para pendidik tidak hanya memahami konsep Generative AI, tetapi juga mampu membangun proyek AI sendiri dan mengejar sertifikasi yang diakui secara global.
Program tersebut juga mendapat dukungan dari Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid. Menurutnya, penguatan kapasitas guru menjadi langkah strategis untuk memastikan teknologi AI dapat dimanfaatkan secara merata dan tidak memperlebar kesenjangan digital.
Selain IndonesiapandAI, AWS juga memperkenalkan Mastering AI for Nation-Building (MAIN), program akselerator karier gratis selama lima bulan yang dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan AI yang siap diterapkan di dunia kerja.
Program ini dikembangkan bersama Alkademi Foundation dan Ikatan Alumni ITB serta dijalankan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung di bawah Kementerian Ketenagakerjaan.
MAIN menyasar dua kelompok peserta, yaitu lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang ingin meningkatkan keterampilan AI dan pengembangan web, serta mahasiswa maupun lulusan baru perguruan tinggi yang ingin mendalami rekayasa Generative AI dan pengembangan agen AI otonom.
Pelatihan akan berlangsung dalam tiga tahap, mulai dari pembelajaran mandiri, pelatihan teknis bersama instruktur, hingga bootcamp berbasis proyek. Peserta terbaik berkesempatan memperoleh sertifikasi AWS Certified AI Practitioner maupun sertifikasi nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selama pelatihan, peserta juga akan menggunakan berbagai teknologi industri, termasuk Amazon Bedrock dan Kiro.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!