Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Kendari Pantau Harga Semua Sembako Cegah Permainan Harga

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 07:35 WIB | Oleh:
Pemkot Kendari Pantau Harga Semua Sembako Cegah Permainan Harga Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi harga sembako di pasar tradisional.

KENDARI  - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), rutin memantau komoditas sembako di pasar setiap harinya untuk mencegah pedagang menaikkan harga bahan pokok di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kendari Syarifuddin di Kendari, Sultra, Kamis (25/6), mengatakan saat ini kebutuhan bahan pokok pangan yang ada di sembilan pasar di daerah tersebut terpantau stabil dari laporan harian petugas pengendalian inflasi per 23 Juni 2026.

Ia menyebut dari 20 bahan pokok yang ada di pasaran, 19 bahan pokok harganya terpantau tetap atau stabil.

Sementara satu bahan pokok, yakni daging ayam kampung naik dari Rp121 ribu menjadi Rp125 ribu per ekornya.

Dia menyampaikan bahwa stok bahan pokok yang ada di sembilan pasar yang menjadi target pemantauan saat ini masih dalam keadaan aman.

Untuk itu, kata dia, pihaknya meminta para pedagang tidak menaikkan harga sepihak atau di atas harga eceran tertinggi (HET).

"Karena kalau harga bahan pokok yang lain itu stoknya melimpah, harganya turun atau tetap," ujarnya.

Ia menegaskan bagi pedagang yang tetap menaikkan harga bahan pokok maka akan diberikan sanksi mulai dari teguran, penutupan lapak, hingga pencabutan izin usaha.

Syafruddin juga menyebut pemkot bersama tim satuan tugas (satgas) pengendalian inflasi juga akan rutin sidak atau operasi pasar guna mencegah adanya permainan harga di pasar.

"Bagi masyarakat yang mendapat informasi ada pedagang menaikkan harga, segera laporkan ke kami," sebutnya.

Ia menyampaikan pemantau harga bahan pokok rutin di pasar dilakukan di antaranya di Mandonga, Anduonohu, Baruga, Pedistrian, Pasar Sentral Kota Lama, Wuawua, dan pasar PKL.

Adapun hasil pemantauan harga kebutuhan pokok harian yang ada di Kendari pada 23 Juni 2026 yakni:

1. Beras per kg
- Konawe Rp15 ribu.
- Kepala Rp15.300
- Ciliwung Rp14.700
- medium Rp12.800

2. Daging
- sapi Rp143.300 per kg
- ayam ras Rp35 ribu per kilogram atau Rp68.300 per ekor.
- ayam kampung Rp63.300 per kilogram atau Rp125 ribu per ekor (naik)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.