Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Perlu Percepat Ekosistem Baterai Nasional

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi salah satu dari lima produsen baterai kendaraan listrik terbesar dunia pada 2045 melalui hilirisasi mineral dan penguatan industri baterai dari hulu hingga hilir. Selain itu, pemerintah juga mulai mengembangkan ekonomi sirkular melalui program daur ulang baterai.

“Untuk mencapai keberlanjutan sekarang pemerintah Indonesia memberikan kebijakan bahwa kita tidak hanya berhenti pada mengambil sumber daya untuk produksi baterai tetapi kita juga akan bergerak ke recycling,” ujarnya.

Namun, sejumlah pengamat menilai target ambisius tersebut akan sulit tercapai jika pemerintah tidak segera memperkuat industri komponen lokal, mempercepat produksi baterai domestik, serta memberikan kepastian regulasi yang konsisten bagi investor. Tanpa pembenahan di sektor-sektor tersebut, Indonesia berpotensi tertinggal dari negara pesaing yang sudah lebih dulu membangun ekosistem kendaraan listrik secara utuh, meski memiliki keunggulan sumber daya mineral yang jauh lebih besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

MILITER

Korut akan Persenjatai AL dengan Nuklir

39 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut akan Persenjatai AL d...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.