Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Realisasi KUR Kalimantan Selatan Capai Rp2,22 Triliun, Sektor Pertanian Terbesar

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Realisasi KUR Kalimantan Selatan Capai Rp2,22 Triliun, Sektor Pertanian Terbesar Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Kalsel Catur Ariyanto Widodo (kanan) memberikan keterangan terkait realiasi pembiayaan KUR regional Kalsel per Mei 2026 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (25/6).

BANJARMASIN - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah tersebut menembus angka Rp2,22 triliun sepanjang periode Januari hingga 31 Mei 2026. 

Kepala Kantor Wilayah DJPb Kemenkeu Kalsel Catur Ariyanto Widodo di Banjarmasin, Kamis, mengatakan total penyaluran KUR tersebut telah menjangkau 30.845 debitur atau 43,04 persen dari target 2026 sebesar Rp5,15 triliun berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan.

“Sektor pertanian menyerap pembiayaan KUR sebesar Rp776,12 miliar atau 35,01 persen dari total realisasi, disalurkan kepada 13.497 debitur dan menjadi penopang utama pembiayaan usaha produktif di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menyebutkan penyaluran KUR masih didominasi skema konvensional sebesar Rp2.127,87 miliar atau 95,99 persen, sedangkan skema syariah tercatat sebesar Rp88,87 miliar atau 4,01 persen dari total realisasi.

Dari sisi skema pembiayaan, KUR mikro menjadi yang terbesar dengan realisasi Rp1.428,91 miliar kepada 27.794 debitur, menunjukkan masih kuatnya kebutuhan pembiayaan usaha berskala kecil di daerah.

Secara wilayah, Kota Banjarmasin mencatat penyaluran tertinggi sebesar Rp385,85 miliar kepada 4.351 debitur, disusul Kabupaten Tanah Bumbu sebesar Rp293,99 miliar kepada 2.906 debitur dan Kabupaten Banjar sebesar Rp227,89 miliar kepada 3.666 debitur.

Dari sisi lembaga penyalur, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi yang terbesar dengan realisasi Rp1.481,87 miliar kepada 26.652 debitur, diikuti Bank Mandiri sebesar Rp232,75 miliar dan Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp210,83 miliar.

Selain KUR, ia menyampaikan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) tercatat sebesar Rp23,49 miliar yang disalurkan kepada 4.364 debitur sebagai penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro.

“Kami terus memperkuat monitoring dan evaluasi bersama mitra penyalur untuk memastikan ketepatan sasaran pembiayaan UMKM serta memperluas dampak ekonomi inklusif hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan,” ujar Catur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.