Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangga Bidadari Jadi Andalan, Kutim Gabungkan Wisata dan Konservasi

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangga Bidadari Jadi Andalan, Kutim Gabungkan Wisata dan Konservasi Doc: ANTARA/ HO- Addg/ Portal Kaltim.
Ket. Dua pengunjung sedang bermain air di Destinasi Wisata Tangga Bidadari, Kutim, Kaltim.

SANGATTA – Wisata konservasi edukasi menawarkan model pariwisata yang tidak berhenti pada rekreasi, tetapi menjadikan pengalaman berkunjung sebagai sarana memahami dan menjaga lingkungan.

Konsep ini dapat memperkuat kesadaran konservasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan komunitas dan usaha lokal.

Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), memperkuat wisata berbasis tiga pilar yakni konservasi alam, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, guna menyasar semua kalangan pengunjung baik wisata keluarga maupun sebagai lokasi penelitian.

"Untuk itu, tahun ini kami menetapkan objek wisata Tangga Bidadari masuk dalam pengembangan program unggulan daerah. Terlebih lokasinya masuk dalam Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sehingga sejalan dengan tema tiga pilar tersebut," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutim Mariadi di Sangatta, Kutai Timur, Rabu (12/8).

Tangga Bidadari ditetapkan menjadi wisata unggulan karena destinasi yang berlokasi di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang tersebut memiliki daya tarik kuat berbasis alam, bahkan kini sedang menuju penetapan geopark atau taman bumi.

Ia mengatakan di antara keunggulan objek wisata itu terletak pada keberadaan sumber mata air alami dengan kontur seperti tangga, bahkan kemudahan aksesibilitas lebih unggul ketimbang destinasi wisata alam lain yang berada di wilayah sekitar.

"Objek Wisata Tangga Bidadari tergolong paling mudah dijangkau pengunjung dan memiliki keunikan tersendiri, mata airnya tidak banyak di miliki oleh destinasi lain. Terlebih daerah itu juga sudah banyak dikenal oleh wisatawan," kata Mariadi.

Sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisata, ia mengatakan Dinas Pariwisata Kutai Timur sudah menyiapkan program peningkatan infrastruktur di 2026, sebagai langkah menunjang kenyamanan pengunjung, dengan pembangunan awal difokuskan pada pembenahan area bawah dan penambahan turap untuk memperkuat struktur lahan.

Pada area bawah direncanakan dibuat tempat berenang untuk anak-anak sehingga pengunjung tidak harus ke atas jika ingin main air, karena kebanyakan pengunjung terutama anak-anak tertarik dengan air yang bening di lokasi tersebut.

"Selain di area rekreasi air, penambahan fasilitas umum seperti toilet dan sarana ibadah juga menjadi bagian penting yang segera melengkapi lokasi wisata ini. Adanya penambahan fasilitas ini diharapkan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisata ke Kutim secara umum," katanya.

Sementara jumlah kunjungan wisata ke Kutai Timur dari tahun ke tahun terus meningkat, misalnya pada 2023 sekira 120.000 kunjungan, pada 2024 menjadi 426.771 kunjungan atau naik lebih dari 300 persen ketimbang tahun sebelumnya, dan pada 2025 tercatat 480.626 kunjungan atau naik 12,6 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Pemkot Bandung: Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung: Alun-alun B...
Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Pen...
Daerah
Kampoeng Rajoet di Bandung ...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.