Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalan Rasuna Said Kini Lebih Asri dan Enak Dipandang

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 13:32 WIB | Oleh:
Jalan Rasuna Said Kini Lebih Asri dan Enak Dipandang Doc: ist
Ket. kini lebih enak dilihat

JAKARTA -  Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, lama ditumbuhi besi-besi mangkrak. Para gubernur Jakarta dua dekade lalu tak ada yang mampu membersihkan tiang-tiang besi. Kini di era Pramono Anung, besi-besi itu berhasil dibersihkan. Dia meresmikan hasil penataan Jalan H.R. Rasuna Said. Pramono juga memberi nama baru Halte Transjakarta “Setiabudi Integritas,” Minggu (21/6) pagi.

Peresmian ini menandai berakhirnya keberadaan tiang monorel yang terbengkalai selama sekitar 20 tahun di salah satu koridor utama Jakarta.

Penataan kawasan sepanjang 3.800 meter tersebut dimulai pada Januari 2026 dengan membongkar 109 titik tiang monorel. Seluruh pekerjaan rampung dalam waktu sekitar lima bulan dan diresmikan sebagai pembuka rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.

“Rasuna Said telah rampung dan baru saja saya resmikan. Peresmian ini mengawali rangkaian acara menyambut HUT Jakarta ke-499, juga sebagai upaya menghadirkan infrastruktur yang mendukung mobilitas warga menuju Jakarta sebagai kota global,” ujar Gubernur Pramono.

Penataan tidak berhenti pada pembongkaran tiang monorel. Pemprov DKI Jakarta juga membenahi ruas, elevasi, dan konsistensi lebar jalan, memperbaiki saluran drainase, menata trotoar dan area hijau, memasang street furniture, serta memperbarui penerangan jalan umum dan tiang pedestrian.

Pembenahan tersebut membuat kawasan H.R. Rasuna Said lebih lapang, rapi, dan nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas. Kawasan ini juga telah ditetapkan sebagai lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor setiap Minggu.

“Kawasan ini pun menjadi ruang baru untuk interaksi dan berolahraga bagi masyarakat, dengan telah ditetapkan sebagai lokasi kegiatan Car Free Day yang rutin diselenggarakan setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB,” kata Gubernur Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Halte Transjakarta Setiabudi resmi berganti nama menjadi Halte Setiabudi Integritas. Penamaan baru tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Nama ini sebagai simbol penguatan budaya antikorupsi dan integritas di ruang publik strategis. Penamaan baru ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan integritas,” jelasnya.

Gubernur Pramono menilai pesan integritas perlu hadir di ruang publik yang setiap hari dilalui masyarakat. Halte di koridor sibuk tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai simpul mobilitas, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya budaya antikorupsi.

“Penyesuaian sistem penamaan, baik pada petunjuk arah (signage), peta rute, hingga pengumuman suara (announcement) di dalam armada bus, secara bertahap telah diperbarui demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan seluruh pelanggan,” ucapnya.

Penataan Jalan H.R. Rasuna Said diharapkan meningkatkan kualitas layanan jalan dan mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan segitiga emas Jakarta. Penyelesaian ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta menghadirkan wajah kota yang lebih tertata tanpa menyisakan infrastruktur mangkrak.

“Saya berharap momentum ini dapat meningkatkan komitmen dari PT Transjakarta sebagai pemacu dalam menghadirkan contoh pelayanan publik terbaik, bersih, terintegrasi, dan transparan bagi seluruh warga Jakarta,” pungkas Gubernur Pramono.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007, Sutiyoso, mengaku terharu melihat perubahan kawasan yang sebelumnya terganggu oleh keberadaan tiang monorel terbengkalai. Ia mengapresiasi langkah Gubernur Pramono yang merespons persoalan tersebut dan menyelesaikan penataannya dalam waktu relatif singkat.

“Sekarang indah dan nyaman untuk banyak orang. Atas nama masyarakat, khususnya yang sering melintas di Rasuna Said, saya mengucapkan, ‘Maturnuwun, Mas Pram. Terima kasih,’” ujar Sutiyoso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
OIKN sebut Wastra Berpotens...

Cuaca Jakarta Cerah, namun juga Bisa Turun Hujan Ringan

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cuaca Jakarta Cerah, namun ...
Megapolitan
Angkutan Umum Makin Nyaman,...
Megapolitan
Ayooo Buat Film di Jakarta,...
Megapolitan
War Proyek Padat Karya, 100...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.