Jeritan Anak Lebanon: 247 Tewas Tragis di Tengah Kecamuk Senjata
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 23:02 WIB | Oleh: Deri HenriawanBEIRUT - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), Rabu (17/6), menyatakan bahwa sebanyak 27 anak tewas dan 992 lainnya terluka di Lebanon sejak eskalasi pertempuran pada awal Maret 2026.
UNICEF pun memperingatkan bahwa kekerasan yang berkepanjangan semakin membebani populasi termuda di negara tersebut.
Lembaga PBB itu menambahkan bahwa ratusan ribu anak lainnya juga terdampak pengungsian, kerawanan, serta gangguan akses ke layanan dasar.
UNICEF memperkirakan lebih dari 770.000 anak sedang menghadapi dampak emosional dan mental akibat kekerasan yang terjadi. Sementara itu, masalah keamanan yang masih terjadi serta keberadaan amunisi yang belum meledak terus menghambat banyak keluarga untuk kembali ke komunitas mereka.
Mereka juga menyerukan penghentian pertempuran, perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur vital, serta akses tanpa hambatan bagi organisasi kemanusiaan untuk menjangkau masyarakat yang terdampak.
Iran dan Amerika Serikat pada Minggu (14/6) memfinalisasi sebuah nota kesepahaman perdamaian yang diperkirakan akan menyerukan penghentian pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.
Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam konferensi pers pada Senin (15/6) bahwa militer Israel akan tetap berada di "zona keamanan" yang dikuasainya di Lebanon, Suriah, dan Jalur Gaza selama masih diperlukan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!