Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Kemayoran, 200 Personel Polisi Bantu Evakuasi Korban

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 01:37 WIB | Oleh:
Kebakaran Kemayoran, 200 Personel Polisi Bantu Evakuasi Korban Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk dengan jumlah penghuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga di wilayah Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6) malam.

JAKARTA - Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 200 personel gabungan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan personel dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan Brimob diterjunkan untuk membantu penyelamatan warga, mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan, serta mendukung kelancaran proses pemadaman.

"Saat ini kami dari Kepolisian, TNI, maupun Pemda setempat juga turun langsung ke lokasi, khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban," kata Reynold di lokasi kejadian, Selasa (2/6) dinihari.

Selain membantu evakuasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan penutupan sejumlah akses jalan menuju lokasi kebakaran agar mobil pemadam kebakaran dan ambulans dapat bergerak lebih cepat.

Menurut Reynold, kawasan yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk dengan jumlah penghuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga (KK). Informasi tersebut diperoleh dari pengurus RW setempat.

"Di sini memang padat penduduk di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong ini dan tadi kami berbicara dengan ketua RW yang menyampaikan memang kurang lebih ada 400 sampai 500 KK," kata dia.

Akibat kebakaran tersebut, enam warga mengalami sesak napas karena terpapar asap tebal. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Hermina Kemayoran.

"Saat ini ada enam orang korban yang sesak napas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran," ujar Reynold.

Ia berharap kondisi para korban tidak memburuk dan proses penanganan dapat berjalan optimal melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait.

Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.