Selamatkan Warisan Dunia, Russia Turun Tangan Perbaiki Situs Sejarah Iran yang Rusak
📅 Selasa, 16 Jun 2026, 16:37 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Russia telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam pemulihan situs-situs bersejarah Iran yang mengalami kerusakan akibat serangan bersama militer Amerika Serikat dan Israel, kata pejabat di Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Hasta Karya Iran.
"Kami melihat tekad yang kuat di kalangan pejabat Russia untuk memperkenalkan budaya, seni, sejarah, dan warisan budaya Iran secara tepat melalui berbagai program," kata Hojjatollah Ayoubi, kepala Pusat Urusan Internasional dan Diplomasi di kementerian tersebut, di sela-sela Forum Pariwisata Internasional ke-6 di Russia, Minggu (14/6).
Ia menambahkan bahwa Russia siap mengirim para ahli restorasinya ke Iran dalam waktu dekat untuk membantu rekonstruksi monumen-monumen bersejarah yang terdampak.
Lebih lanjut, menurut Ayoubi, setiap tahun sejumlah besar warga Russia melakukan perjalanan ke negara-negara tetangga Iran, meskipun tujuan wisata itu tidak memiliki daya tarik wisata sekaya Iran.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam kunjungan tersebut telah ditandatangani rencana aksi kerja sama pariwisata Teheran-Moskow untuk periode 2026–2028. Dokumen tersebut ditandatangani oleh dirinya bersama Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Russia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Direktur Jenderal Situs Warisan Dunia di Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Hasta Karya Iran, Farhad Azizi, menyatakan bahwa sedikitnya 56 museum, monumen bersejarah, dan situs budaya di berbagai provinsi mengalami kerusakan signifikan akibat serangan bersama Amerika Serikat dan Israel.
Di Teheran, sejumlah situs bersejarah penting dilaporkan terkena serangan langsung, termasuk Istana Golestan, Benteng Bersejarah Teheran (Arg of Tehran), Grand Bazaar Teheran, Istana Marmer, Gedung Shahrbani, bekas gedung Senat, Masjid Sepahsalar, serta Museum-Istana Farahabad.
Azizi menambahkan bahwa di Provinsi Isfahan, Kompleks Lapangan Naqsh-e Jahan yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia, bersama Istana Chehel Sotoun, Masjid Agung Abbasi, dan sejumlah bagian Kota Tua Isfahan juga menjadi sasaran serangan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!