Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia-Jerman Perkuat Kemitraan Strategis, Bidik Investasi dan Transfer Teknologi

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Salah satu fokus utama adalah percepatan penyelesaian IEU-CEPA yang dinilai dapat membuka akses pasar lebih luas bagi Indonesia ke Uni Eropa. Bagi Jerman sebagai ekonomi terbesar di Eropa, perjanjian tersebut juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara terbesar di Asia Tenggara.

Kerja sama di bidang sumber daya manusia juga mendapat perhatian khusus. Indonesia dan Jerman sepakat memperkuat pengembangan tenaga kerja terampil, termasuk melalui kemitraan di sektor keperawatan dan teknologi tinggi.

Penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan menjadi salah satu hasil konkret kunjungan tersebut. Kerja sama ini dinilai tidak hanya membuka peluang kerja di luar negeri, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi di dalam negeri melalui transfer standar kompetensi dan teknologi.

Hubungan Indonesia dan Jerman sendiri memiliki fondasi yang kuat sejak penandatanganan Deklarasi Jakarta pada 2012 oleh Kanselir Angela Merkel dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Deklarasi tersebut menjadi landasan kemitraan komprehensif kedua negara di bidang ekonomi, pendidikan, riset, teknologi, energi, kesehatan, hingga industri.

Di tengah tantangan global seperti transisi energi, ketahanan rantai pasok, dan kebutuhan terhadap mineral strategis, kepentingan Indonesia dan Jerman kini semakin beririsan. Indonesia memiliki sumber daya alam penting untuk transformasi industri hijau dunia, sementara Jerman memiliki teknologi, pengalaman industri, dan kebutuhan untuk memperluas kemitraan di luar Eropa.

HIPMI Siap Jadi Jembatan Kolaborasi

Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo menilai Jerman merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di Eropa, khususnya dalam bidang investasi, teknologi, manufaktur, pendidikan vokasi, dan pengembangan industri berkelanjutan.

"Kami melihat banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam bidang investasi, transfer teknologi, pengembangan industri bernilai tambah, energi terbarukan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia," kata Ade Jona.

Menurutnya, HIPMI siap menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku usaha Indonesia dan Jerman guna memperluas investasi, kolaborasi bisnis, inovasi teknologi, serta pengembangan kewirausahaan.

"Hubungan Indonesia dan Jerman memiliki fondasi yang sangat kuat. HIPMI siap menjadi mitra strategis dalam mempertemukan pelaku usaha kedua negara," ujarnya.

Ade Jona juga berharap hubungan yang semakin erat dapat membuka peluang lebih besar bagi UMKM dan pengusaha muda Indonesia untuk masuk ke rantai pasok global serta memperluas akses ke pasar Eropa.

"Kami percaya kerja sama ekonomi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mempererat hubungan kedua negara. Pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari kemitraan strategis Indonesia-Jerman di masa depan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.