Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suporter Jepang Bersihkan Stadion Usai Laga Piala Dunia Kontra Belanda

📅 Senin, 15 Jun 2026, 09:42 WIB | Oleh:

Sosiolog dan filsuf Jepang, Masachi Ohsawa, menilai perilaku para suporter tersebut merupakan kombinasi antara rasa tanggung jawab sosial dan tekanan sosial yang positif.

“Orang Jepang mungkin tidak terlalu aktif dalam isu keadilan berskala besar seperti ketimpangan global, konflik internasional, atau perubahan iklim. Namun mereka sangat peka terhadap pertimbangan moral dalam lingkup yang lebih dekat,” ujarnya.

Menurut Ohsawa, masyarakat Jepang memiliki keinginan kuat untuk tidak merepotkan atau membuat tidak nyaman orang-orang yang berbagi ruang dengan mereka.

Pandangan serupa disampaikan Scott North, profesor emeritus sosiologi dari Universitas Osaka yang telah tinggal di Jepang selama hampir 40 tahun.

Ia mencontohkan bagaimana warga di lingkungan tempat tinggalnya rutin bekerja sama membersihkan area sekitar beberapa kali dalam setahun.

“Ketika semua orang berkumpul, ada ekspektasi bahwa mereka akan bertindak sebagai satu kelompok,” kata North.

“Ketika para pemimpin kelompok mulai membagikan kantong sampah dan mengajak membersihkan lingkungan, hampir tidak ada yang akan menolak.”

Fenomena “Membaca Suasana”

Ohsawa menjelaskan bahwa perilaku tersebut juga berkaitan dengan konsep sosial yang populer di Jepang, yakni kuuki wo yomu atau “membaca suasana”.

Menurutnya, ketika satu orang mulai memungut sampah, orang-orang di sekitarnya secara otomatis terdorong untuk melakukan hal yang sama.

“Jika tidak ikut membantu, mereka khawatir akan dianggap sebagai orang yang tidak peduli oleh kelompoknya,” jelas Ohsawa.

Ia menambahkan bahwa dorongan untuk menjaga citra positif di hadapan kelompok sering kali menjadi motivasi yang sangat kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Jepang.

Terlepas dari alasan yang melatarbelakanginya, kebiasaan tersebut dipastikan akan terus terlihat selama Jepang masih bertahan di turnamen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Inggris Berantas Habis Disk...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.