Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jerman Batasi Ruang Gerak dan Perketat Syarat Kepulangan Migran

📅 Senin, 10 Agu 2026, 20:16 WIB | Oleh:
Jerman Batasi Ruang Gerak dan Perketat Syarat Kepulangan Migran Doc: AFP/CHRISTOF STACHE

ISTANBUL - Jerman dilaporkan mempertegas sikapnya terkait pemulangan migran dan ingin melanjutkan kembali transfer migran ke Italia dan Yunani setelah Pakta Migrasi dan Suaka Uni Eropa mulai berlaku, lapor kantor berita ANSA pada Senin (10/8).

Setelah pakta tersebut resmi berlaku pada 12 Juni, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan kepada ANSA bahwa berfungsinya sistem Dublin merupakan “syarat mutlak” bagi keberhasilan Sistem Suaka Eropa Bersama.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Berlin mengharapkan proses transfer ke Italia dan Yunani dapat kembali dilakukan sejak tanggal tersebut.

Berdasarkan peraturan Dublin, permohonan suaka dari migran non-Uni Eropa yang masuk ke wilayah Uni Eropa pada prinsipnya harus diproses di negara Uni Eropa pertama yang menjadi tempat masuk mereka.

Pakta baru tersebut juga memperkenalkan aturan yang lebih ketat terhadap perpindahan migran secara sekunder antar negara anggota UE. Persoalan ini telah lama menjadi sumber ketegangan antara Italia dan sejumlah negara, termasuk Jerman, Austria, dan Prancis.

Sementara itu, sumber di Kementerian Dalam Negeri Italia mengatakan kepada ANSA bahwa tidak ada migran Dublin yang perlu diterima kembali dari Jerman.

Menurut sumber tersebut, Italia menganggap seluruh migran yang disebut sebagai “migran Dublin” dan telah berpindah ke negara anggota Uni Eropa lainnya setelah tiba di Italia sebelum 12 Juni telah diselesaikan statusnya berdasarkan kesepakatan yang dicapai dengan sejumlah negara.

Sumber itu juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan apakah migran yang tiba di Italia setelah 12 Juni saat ini berada di negara Uni Eropa lainnya, karena waktu yang berlalu dinilai masih terlalu singkat untuk memastikan hal tersebut.

Untuk migran yang masuk secara tidak teratur setelah 12 Juni, Italia akan berpendapat bahwa mekanisme “kompensasi” harus diterapkan dengan memperhitungkan para migran yang tiba di Italia menggunakan kapal yang dioperasikan oleh LSM berbendera Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Inggris Berantas Habis Disk...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.