Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
📅 Senin, 15 Jun 2026, 01:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiKebijakan ini mendapat sorotan karena dinilai berpotensi menekan daya beli masyarakat secara tidak langsung.
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, mengatakan dampaknya tidak hanya pada inflasi, tetapi juga biaya distribusi dan harga pangan.
“Karena itu, fokus kebijakan harus menjaga daya beli kelompok rentan dan mencegah kenaikan harga meluas ke barang kebutuhan pokok,” ujarnya.
Josua menilai pemerintah perlu memperkuat bantuan sosial yang tepat sasaran, menjaga stabilitas harga pangan, serta mengendalikan dampak lanjutan di sektor transportasi dan logistik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak terjadi perpindahan besar dari BBM non-subsidi ke subsidi seperti Pertalite.
Namun ia menyoroti bahwa kebijakan penanganan masih cenderung reaktif, padahal dampak kenaikan energi bersifat berlapis dan dapat cepat menjalar ke sektor riil.
Tekanan ke UMKM
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi pelaku usaha, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai tekanan tidak hanya dirasakan rumah tangga, tetapi juga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peneliti Senior CIPS, Hasran, mengatakan kenaikan biaya transportasi dapat menurunkan konsumsi masyarakat, terutama pada sektor non-primer seperti makanan, minuman, dan jasa hiburan yang menjadi tulang punggung UMKM.
“Banyak UMKM sangat bergantung pada belanja kelas menengah.
Ketika konsumsi menurun, dampaknya langsung ke penjualan,” ujarnya.
Selain dari sisi permintaan, UMKM juga menghadapi tekanan biaya produksi akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang meningkatkan harga bahan baku impor seperti gandum, kedelai, jagung dan bawang.
CIPS menilai pemerintah perlu menyiapkan kebijakan yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga reformasi struktural untuk memperkuat ketahanan UMKM.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!