Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampanyekan Nabung Saham pada 4.000 Karyawan Jamu Ternama di Indonesia

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 18:18 WIB | Oleh:
 Kampanyekan Nabung Saham pada 4.000 Karyawan Jamu Ternama di Indonesia Doc: koran jakarta/dok
Ket. Direktur Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat saat mengkampanyekan nabung saham bagi karyawannya.

UNGARAN -  Kampanye untuk menabung saham dikampanyekan Sido Muncul bagi karyawannya.  Kampanye ini digelar di pabrik Sido Muncul Ungaran, Kabupaten Semarang,  baru - baru ini.

Kegiatan tersebut digelar kerjasama antara Sido Muncul dengan Ina Sekuritas.

Direktur Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan kebiasaan masyarakat membawa pulang uang saat Lebaran sering berujung habis tanpa perencanaan jelas. Ia mendorong agar dana tersebut dialihkan menjadi tabungan saham yang lebih produktif.

“Kalau uangnya cuma disimpan atau dibawa pulang, setahun bisa habis tanpa terasa. Kenapa tidak ditabung dalam bentuk saham,” katanya.

Irwan menilai masyarakat Indonesia masih minim literasi investasi saham, terlihat dari jumlah investor yang baru sekitar 3–4 persen dari total penduduk. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan Amerika Serikat yang mencapai lebih dari 60 persen.

“Di Indonesia yang pernah beli saham itu baru sekitar 3 sampai 4 persen. Sementara di Amerika bisa sampai 62 persen penduduknya berinvestasi di saham,” ujarnya.

Ia menjelaskan konsep yang ia dorong bukan sekadar investasi, melainkan menabung secara bertahap sesuai kemampuan.

Karyawan dapat menyisihkan sebagian penghasilan, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, untuk dibelikan saham perusahaan yang memiliki rekam jejak baik.
“Jangan dianggap investasi yang berat, tapi menabung dalam bentuk saham. Bisa pilih perusahaan yang sudah terbukti seperti BRI, Mandiri, atau Sido Muncul sendiri,” jelasnya.

Irwan mengakui selama ini edukasi saja tidak cukup untuk mengubah kebiasaan masyarakat. Karena itu, ia memilih memberi contoh langsung dengan mendorong karyawan Sido Muncul menjadi investor saham.

“Kalau cuma diajari, orang sering lupa. Yang paling penting itu praktik. Maka saya mulai dari karyawan sendiri,” tegasnya.

Dari sekitar 4.000 karyawan Sido Muncul, saat ini baru sekitar 30 orang yang memiliki saham. Kondisi ini menjadi alasan kuat bagi manajemen untuk menggencarkan kampanye literasi keuangan di internal perusahaan.

“Dari 4.000 karyawan, yang punya saham baru sekitar 30 orang. Ini yang ingin kita ubah,” tandasnya.
Ia berharap ke depan semakin banyak karyawan yang rutin menabung saham sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Dengan cara ini, kesejahteraan karyawan diharapkan meningkat seiring pertumbuhan perusahaan tempat mereka bekerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.