Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuma Rp45 Ribu! Rekor Penumpang KA Cikuray Jalur Garut-Pasar Senen Melonjak Tajam, Tembus Lebih dari 2,2 Juta Orang

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 18:23 WIB | Oleh:
Cuma Rp45 Ribu! Rekor Penumpang KA Cikuray Jalur Garut-Pasar Senen Melonjak Tajam, Tembus Lebih dari 2,2 Juta Orang Doc: Antara/PT KAI
Ket. Ilustrasi rangkaian kereta api Cikuray rute Garut-Pasarsenen pp dengan tarif Rp45 ribu.

JAKARTA - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat jumlah penumpang kereta api (KA) Cikuray relasi terjauh Garut-Pasar Senen dengan biaya 45 ribu rupiah terus bertambah sejak 2022 hingga 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan pada 2022, KA Cikuray melayani 293.265 penumpang, kemudian meningkat menjadi 514.767 pelanggan pada 2023, dan menjadi 591.089 penumpang pada 2024.

"Lalu, mencapai 615.723 pelanggan pada tahun 2025. Sementara itu, selama Januari hingga Mei 2026, KA Cikuray telah melayani 266.993 pelanggan," kata Franoto dalam keterangan di Jakarta, Kamis (11/6).

Dalam operasionalnya, KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian, yaitu Pasarsenen, Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek, Purwakarta, Cimahi, Bandung, Kiaracondong, Leles, Cibatu, dan Garut.

Untuk relasi Pasar Senen-Garut, KA Cikuray berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 17.20 WIB. Jalur tersebut menghubungkan wilayah dengan karakter ekonomi yang beragam dan saling melengkapi.

Perjalanan dimulai dari Garut yang dikenal sebagai salah satu sentra pertanian dan hortikultura di Jawa Barat. Berbagai komoditas, di antaranya kentang, wortel, kubis, tomat, cabai, bawang daun, jeruk, dan alpukat tumbuh di wilayah ini.

Kemudian, perjalanan berlanjut menuju Bandung Raya yang berkembang sebagai pusat pendidikan, perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif.

Setelah itu, KA Cikuray melayani Purwakarta, kawasan industri strategis di Karawang dan Cikarang, hingga Bekasi dan Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional. 

Sebagai layanan kereta api Public Service Obligation (PSO) yang mendapat dukungan pemerintah, KA Cikuray hadir dengan wajah baru melalui konsep Rel Ekonomi Rakyat.

Konsep tersebut diwujudkan melalui pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan yang dirancang dengan menyesuaikan desain dan karakter layanan sehingga semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat yang menjadi pengguna utama KA Cikuray.

Franoto mengatakan langkah tersebut bertujuan memperkuat akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi sektor riil di sepanjang lintasan perjalanan.

Konsep itu juga dirancang untuk membantu mengurangi hambatan geografis dan ekonomi sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk menjangkau pusat pendidikan, pusat perdagangan, kawasan industri, dan berbagai pusat aktivitas lainnya.

Selain menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI tengah menyiapkan pengembangan layanan Kereta Petani dan Pedagang sebagai tahap berikutnya dari konsep Rel Ekonomi Rakyat.

Layanan tersebut dirancang sebagai solusi mobilitas dan pendukung aktivitas usaha bagi petani, pedagang pasar, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi bagian penting dalam pergerakan ekonomi daerah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
‘It Ends’: Backrooms Pe...
Olahraga
Hasil Mengejutkan! Tottenha...
Olahraga
Bayern Muenchen Buktikan Ke...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.