Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang Diprediksi Membludak Saat Libur Maulid Nabi, KAI Palembang Tambah Gerbong Eksekutif

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penumpang Diprediksi Membludak Saat Libur Maulid Nabi, KAI Palembang Tambah Gerbong Eksekutif Doc: ANTARA/HO-KAI Divre III Palembang
Ket. PT KAI Divisi Regional III Palembang menambah satu rangkaian kereta eksekutif untuk mendukung mobilitas masyarakat saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

PALEMBANG – Mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat menjadi penting untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan mencegah tekanan pada sistem transportasi.

Persiapan perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas angkutan, kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, serta penyediaan informasi perjalanan yang responsif.

Dengan perencanaan lebih awal, lonjakan mobilitas dapat dikelola secara efektif sekaligus mendukung produktivitas dan kenyamanan masyarakat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menambah satu rangkaian kereta api (KA) eksekutif untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan saat libur akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Sabtu (22/8), mengatakan penambahan rangkaian tersebut merupakan respons perusahaan terhadap tingginya permintaan perjalanan masyarakat selama periode 21-26 Agustus 2026.

KAI Divre III Palembang menyediakan kapasitas angkutan melalui tiga kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, yakni KA Bukit Serelo, KA Rajabasa, dan KA Sindang Marga.

Penambahan kapasitas KA eksekutif dilakukan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih banyak sekaligus mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode libur.

Secara keseluruhan, KAI Divre III Palembang menyiapkan 19.200 tempat duduk selama periode tersebut. Hingga Sabtu, penjualan tiket telah mencapai 22.854 tiket atau sekitar 119 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Tingginya permintaan terlihat pada KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuk Linggau (PP) dan KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP). Penjualan tiket Original Destination (OD) kedua kereta tersebut telah mencapai lebih dari 100 persen.

Sementara itu, penjualan tiket KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuk Linggau mencapai 73 persen dari tempat duduk yang disediakan. Untuk perjalanan arah sebaliknya, relasi Lubuk Linggau-Kertapati, tiket yang terjual mencapai 57 persen.

Bagi masyarakat yang masih membutuhkan tiket perjalanan diimbau melakukan pemesanan lebih awal karena ketersediaan tempat duduk dan subkelas tarif dapat berubah mengikuti tingkat permintaan.

Khusus KA Sindang Marga, KAI menerapkan tarif dinamis yang disesuaikan dengan tingkat permintaan, momentum perjalanan, relasi atau rute yang dipilih, serta waktu pemesanan.

Tarif KA Sindang Marga kelas Bisnis berada pada rentang Rp100.000 hingga Rp260.000, sedangkan kelas eksekutif berkisar Rp140.000 hingga Rp350.000, sesuai dengan relasi dan subkelas yang tersedia.

"Pada periode dengan permintaan perjalanan yang tinggi, tarif pada subkelas tertentu dapat berada pada posisi yang lebih tinggi dan mendekati TBA. Namun, tarif tetap berada dalam koridor Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas yang berlaku," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.