Spanyol Menutup Persiapan Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan, Peru Takluk 3-1
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 00:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPUEBLA – Spanyol memberikan sinyal kuat sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah menutup rangkaian laga persahabatan dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Peru, Selasa (9/6) waktu setempat.
Juara Eropa tersebut menunjukkan kualitas permainan yang membuat mereka masuk dalam daftar favorit utama turnamen. Meski tampil tanpa bintang muda Lamine Yamal yang masih menjalani pemulihan cedera, La Roja tetap terlalu kuat bagi Peru yang gagal lolos ke Piala Dunia.
Pelatih Luis de la Fuente masih memiliki banyak pilihan berkualitas di skuadnya. Yamal dan winger Nico Williams diperkirakan sudah siap tampil ketika Spanyol memulai perjalanan di Piala Dunia menghadapi debutan Cape Verde pada 15 Juni.
Bermain di Puebla, Meksiko, Spanyol langsung menunjukkan dominasinya sejak awal.
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Mikel Oyarzabal membuka keunggulan dengan gol indah dari luar kotak penalti. Penyerang Real Sociedad itu melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok atas gawang Peru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Spanyol terus mengontrol permainan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-32 melalui gelandang Barcelona, Pedri.
Gol tersebut kembali menunjukkan kekuatan lini tengah Spanyol yang selama ini menjadi identitas utama mereka: penguasaan bola, pergerakan cepat, dan kemampuan menciptakan peluang dari berbagai arah.
Memasuki babak kedua, Spanyol semakin menjauh. Pada menit kedelapan setelah jeda, kiper Peru Pedro Gallese melakukan kesalahan ketika gagal mengantisipasi umpan silang dan justru memasukkan bola ke gawang sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Skor berubah menjadi 3-0 dan membuat Peru berada dalam situasi sulit.
Namun, Peru tetap berusaha memberikan perlawanan. Jairo Velez berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-66 untuk memperkecil kedudukan di hadapan sekitar 46.000 penonton.
Gol tersebut menjadi satu-satunya respons Peru dalam pertandingan yang lebih banyak dikuasai Spanyol.
Kemenangan ini menjadi penutup positif bagi Spanyol sebelum memasuki panggung utama Piala Dunia 2026.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman para pemain senior, Spanyol dianggap memiliki salah satu skuad paling lengkap dalam turnamen.
Kehadiran Pedri sebagai pengatur permainan, kreativitas Yamal dan Williams di sisi sayap, serta ketajaman lini depan membuat La Roja kembali menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!