Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

140 KPM Diusulkan Dinsos Kabupaten Madiun Graduasi dari PKH, Berhasil Mentas

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 18:15 WIB | Oleh:
140 KPM Diusulkan Dinsos Kabupaten Madiun Graduasi dari PKH, Berhasil Mentas Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Petugas Dinas Sosial Kabupaten Madiun melayani pengurusan persyaratan keluarga penerima manfaat (KPM) yang diusulkan graduasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2026.

MADIUN, JAWA TIMUR - Dinas Sosial (Dinsos) mengusulkan sebanyak 140 keluarga penerima manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) berstatus graduasi karena dianggap mandiri dan sudah tidak lagi membutuhkan bantuan sosial (bansos) di  2026.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi di Madiun, Rabu (10/6) mengatakan graduasi PKH ditujukan bagi penerima PKH yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan taraf hidup dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

"Tujuan graduasi ini agar mereka bisa naik kelas secara ekonomi. Jadi dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah bisa bergerak ke tingkat yang lebih baik," ujar Supriadi.

Melalui program graduasi PKH Dinsos Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi 140 keluarga penerima manfaat yang diusulkan tahun 2026

Masing-masing akan memperoleh bantuan permodalan sebesar 3 juta rupiah untuk mengembangkan usaha atau memulai aktivitas ekonomi produktif.

Menurut Supriadi, bantuan modal menjadi salah satu instrumen penting agar keluarga penerima manfaat memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu memenuhi kebutuhan hidup tanpa bergantung pada bantuan sosial dalam jangka panjang.

"Kalau mereka berhasil mandiri dan keluar dari PKH, otomatis tingkat kesejahteraannya meningkat. Ini juga menjadi bagian dari upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Madiun," katanya.

Ia menjelaskan, program pemberdayaan masyarakat sebenarnya juga dijalankan oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Madiun. Namun, program graduasi PKH menjadi salah satu langkah yang secara langsung menyasar keluarga penerima bansos agar memiliki usaha dan pendapatan sendiri.

Data BPS Kabupaten Madiun mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Madiun per Maret 2025 sekitar 71.590 orang atau sebesar 10,4 persen dari total penduduk setempat.

Jumlah itu mengalami penurunan dibanding jumlah penduduk miskin Maret 2024 sekitar 73.150 orang atau 10,63 persen. Artinya dalam setahun terdapat penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 1.560 orang atau sebesar 0,23 persen yang merupakan hasil dari berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Madiun.

Dinsos berharap program pengentasan kemiskinan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan setiap tahun. Jika jumlah peserta yang berhasil graduasi terus bertambah, maka jumlah penerima bantuan sosial akan berkurang seiring meningkatnya kemandirian ekonomi masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...
Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.