Petani Tak Lagi Bergantung pada Tengkulak, Ini Strategi Pemkot Batu
📅 Senin, 08 Jun 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim PenulisKemudian, produksi buah apel dari wilayah itu pada periode tersebut mencapai 20.312,86 kuintal dan jeruk siem sebanyak 89.039,49 kuintal.
Dinas terkait telah memproyeksikan lokasi pelaksanaan program itu, yakni di lahan seluas 2,5 hektare di wilayah Kelurahan Giripurno, Kecamatan Batu.
Konsep pertanian cerdas terintegrasi dari Pemkot Batu juga akan dijadikan sebagai pilot project yang bisa direplikasi oleh seluruh kelompok tani di wilayah setempat.
"Bertani dengan menggunakan teknologi mampu menghadirkan nilai tambah kepada produk pertanian dan tentu karena program ini merupakan visi misi Pak Wali Kota, kami harus berkolaborasi dengan satuan kerja perangkat daerah lain," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!