Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

150 Penumpang Kapal Mogok Sempat Panik

📅 Senin, 06 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
150 Penumpang Kapal Mogok Sempat Panik Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Tim gabungan mengevakuasi penumpang kapal yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu pada Minggu (5/7)

JAKARTA – Sekitar 150 penumpang kapal yang terombang-ambing karena mesin mati sempat cemas dan panik. Tim gabungan mengevakuasi 150 penumpang kapal KM Makmur Jaya yang mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu pagi.

Kecemasan diungkapkan salah satu penumpang Bernama Yuli (42). Dia menyampaikan apresiasi kepada petugas gabungan dan warga Pulau Pari yang bergerak cepat memberikan pertolongan.“Kami sangat berterima kasih kepada petugas dan warga. Kami para penumpang sempat panik karena mesin kapal mati dan ombak cukup besar,” ujar Yuli. Dia takut melihat ombak dalam besar kondisi terombang-ambing.

Beruntung para anggota tim penyelamat segera datang, sehingga seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman. “Kami dapat melanjutkan perjalanan,” tandasnya.

“Proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat serta dukungan warga setempat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah di Jakarta, Minggu. Ia mengatakan setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.

“Syukurlah, seluruh 150 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan setelah tiba di Pulau Pari,” jelasnya. Menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, para penumpang kemudian diberangkatkan kembali menuju tujuan akhir mereka yakni Pulau Pramuka menggunakan kapal BPBD.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Setelah dipastikan seluruh penumpang dalam kondisi baik, mereka difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka,” katanya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Hingga kini, kapal KM Makmur Jaya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Sebelumnya kapal angkutan penumpang KM Makmur Jaya berkapasitas 51 GT tersebut berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB. Namun saat berada di perairan barat Pulau Pari sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami gangguan pada sistem bahan bakar, setelah diketahui terdapat campuran air pada BBM sehingga mesin tidak dapat beroperasi normal.

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 10.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan lintas sektor Pulau Pari. Tim yang terdiri dari BPBD, Polsubsektor, Bhabinkamtibmas,Satpol PP, KSOP, Dinas Perhubungan, Damkar, PK3D, Lingkungan Hidup, Pos Kesehatan, dan FKDM segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Sementara itu, Kapten KM Makmur Jaya, Murinan menjelaskan gangguan terjadi akibat bahan bakar tercampur air sehingga mempengaruhi kinerja mesin kapal. Saat dilakukan pengecekan oleh awak kapal, diketahui terdapat campuran air pada bahan bakar sehingga mesin mengalami gangguan dan kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran. “Kami langsung berkoordinasi dengan petugas dan bersyukur seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman,” ujarnya.

Sedangkan menurut Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, menerima laporan kejadian pada pukul 10.20 WIB dari salah seorang penumpang.“KM Makmur Jaya sedang berlayar dari Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan menuju Pulau Pramuka,” ujarnya, Minggu (5/7).

Budi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan anak buah kapal (ABK), mesin kapal tidak dapat beroperasi karena bahan bakar tercampur air. Akibatnya, kapal sempat terombang-ambing di tengah laut selama sekitar 10 menit.

Arus Deras

Menurutnya, arus laut yang deras disertai angin timur yang cukup kencang menyebabkan kapal terbawa hingga akhirnya terdampar di sisi barat Pelabuhan Pulau Pari, tepatnya di kawasan Pantai RT 03/04, Kelurahan Pulau Pari.

Ia memaparkan, untuk menangani kejadian tersebut, Suku Dinas Gulkarmat mengerahkan satu unit rescue boat, satu perahu motor, dan empat personel Satuan Tugas (Satgas) Gulkarmat. Proses evakuasi juga melibatkan berbagai unsur yang tadi disebutkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.