Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ekosistem Bioenergi, PLN EPI Gandeng PLN Puslitbang dan Itera

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 09:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ekosistem Bioenergi, PLN EPI Gandeng PLN Puslitbang dan Itera Doc: PLN EPI
Ket. Tanaman sorgum yang merupakan salah satu sumber bioenergi.

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset tanaman energi jenis kaliandra dan sorgum bersama PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (PLN Puslitbang) serta Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan biomassa sebagai bahan bakar campuran (co-firing) pembangkit listrik sekaligus membuka peluang pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Menurut dia, pengembangan tanaman energi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia.

"Ke depan, kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional. Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," ujar Hokkop.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan kick off meeting penelitian bioenergi tersebut di Kampus Itera, Bandarlampung, Lampung.

Menurut Hokkop, kaliandra dan sorgum merupakan tanaman energi yang memiliki potensi besar karena dapat dibudidayakan pada lahan marginal, memiliki produktivitas tinggi, serta berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan energi, mulai dari biomassa padat hingga bahan baku hidrogen hijau.

"Bioenergi tidak hanya berperan dalam menurunkan emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pengembangan biomassa di Indonesia didukung oleh riset yang kuat, teknologi yang tepat, dan model bisnis yang berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh mengatakan kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan secara nyata pada sektor ketenagalistrikan.

"PLN terus mendorong riset terapan yang mampu menjawab kebutuhan energi masa depan. Pengembangan tanaman energi seperti kaliandra dan sorgum diharapkan dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa yang lebih efisien, baik untuk kebutuhan co-firing maupun pengembangan energi hijau lainnya," ujarnya.

Rektor Itera Prof Nyoman Pugeg Aryantha menyampaikan kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan nasional.

"Itera berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan Indonesia," katanya.

Penelitian ini mencakup pengembangan budi daya tanaman energi, analisis karakteristik biomassa, kajian pemanfaatan untuk co-firing pembangkit listrik, hingga pengembangan hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Selain memperkuat ketahanan energi nasional, hasil riset diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem bioenergi yang memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, kehutanan, dan ekonomi masyarakat.

Sebagai subholding energi primer, PLN EPI terus mendorong pengembangan biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
BPOM Bersama Universitas Ha...
Luar Negeri
Sejumlah Warga Terluka dala...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.