Bukan Padamkan Api, Korsel Kerahkan Damkar untuk Bantu Kekeringan
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 02:18 WIB | Oleh: Deri HenriawanCHANGWON - Truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan pada Kamis untuk memasok air ke Provinsi Gyeongsang Selatan, seiring dengan semakin parahnya kekeringan yang melanda wilayah tenggara negara tersebut.
Markas pemadam kebakaran Gyeongsang Selatan mengatakan bahwa otoritas pemadam kebakaran mengerahkan 200 truk tangki air dan sekitar 400 personel dari berbagai wilayah untuk menyalurkan air ke provinsi tersebut, berdasarkan perintah mobilisasi pemadam kebakaran nasional yang dikeluarkan pada Rabu (12/8).
Sebanyak 14 kendaraan tambahan dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Dinas Kehutanan turut serta dalam upaya memasok air bagi lahan pertanian dan rumah tangga di wilayah yang dilanda kekeringan tersebut.
Hingga pukul 18.00 waktu setempat pada Rabu (12/8), pihak berwenang telah menyalurkan hampir 4.770 ton air ke provinsi tersebut.
Situasi itu semakin memburuk karena ke-18 wilayah administratif di Gyeongsang Selatan secara resmi memasuki status kekeringan pada Kamis.
Kabupaten Hamyang, yang sebelumnya menjadi satu-satunya wilayah yang tidak terdampak, kini ditetapkan dalam status waspada kekeringan.
Rata-rata tingkat cadangan air di 18 wilayah administratif provinsi tersebut saat ini berada di angka 32,8 persen, jauh di bawah rata-rata jangka panjang sebesar 70,8 persen.
Perintah mobilisasi itu merupakan kali kedua dikeluarkan pemadam kebakaran nasional untuk mengatasi kekeringan di Negeri Ginseng tersebut.
Perintah serupa pertama kali dikeluarkan pada Agustus 2025 untuk kota pesisir timur, Gangneung. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!