Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saat Sudan Dilanda Kekerasan Sipil yang Kian Tak Terkendali

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 01:52 WIB | Oleh:
Saat Sudan Dilanda Kekerasan Sipil yang Kian Tak Terkendali Doc: AFP

JENEWA - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kemanusiaan pada Kamis (13/8) memperingatkan bahwa kekerasan yang masih terjadi di wilayah Sudan terus menimbulkan banyak korban di kalangan sipil dan memaksa masyarakat setempat mengungsi.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam taklimat media hariannya melaporkan di negara bagian Nil Biru lebih dari 20 warga sipil tewas dan banyak lainnya terluka dalam bentrokan yang terjadi pada Selasa (11/8) di Kota Geisan, sebelah tenggara Sudan.

Mengutip Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), OCHA menyebut peningkatan kekerasan juga menyebabkan sekitar 2.500 orang dari kurang lebih 500 keluarga mengungsi dari Geisan ke sejumlah lokasi lain, bahkan hingga melintasi perbatasan menuju Ethiopia.

Di negara bagian Kordofan Utara, serangkaian serangan drone dilaporkan terjadi di berbagai area El Obeid, ibu kota negara bagian tersebut, pada Rabu (12/8), seiring serangan dan ketidakamanan yang terus berlanjut di wilayah utara negara bagian tersebut mendorong lebih banyak warga mengungsi ke kota itu.

"Para mitra memperkirakan sekira 15.000 keluarga telah mengungsi ke El Obeid selama tiga pekan terakhir," kata OCHA.

"Arus pengungsi yang terus berdatangan semakin membebani lokasi-lokasi pengungsian dan layanan dasar yang sebelumnya sudah kewalahan."

OCHA menyerukan kepada semua pihak untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil serta memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat dengan cepat, aman, dan tanpa hambatan selama masih diperlukan.

Kantor tersebut juga mendesak para donatur untuk meningkatkan pendanaan bagi upaya kemanusiaan. Seruan pendanaan kemanusiaan untuk Sudan tahun ini baru terpenuhi sekitar 41 persen, dengan dana sebesar 1,2 miliar dollar AS (sekira Rp21,45 triliun) telah diterima dari total 2,9 miliar dollar AS yang dibutuhkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Megapolitan
Ikan Sapu-sapu Jadi Hama Ci...
Luar Negeri
Lawan Perang Dagang, PM Kan...
Advertisement
Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.