Pakar: Pangan dan Rupiah Jadi Dua Kunci Meredam Inflasi
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 19:40 WIB | Oleh: Tim PenulisData BPS menunjukkan cabai merah menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan harga 25,64 persen, disusul tomat 9,82 persen dan bawang merah 6,65 persen.
Prasasti mengharapkan pemerintah bertindak cepat mengantisipasi tekanan inflasi yang berlanjut karena dapat mempersempit ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah pelemahan rupiah dan ketidakpastian global yang masih tinggi.
Karena itu, stabilisasi harga pangan, penguatan pasokan domestik, serta menjaga kepercayaan terhadap rupiah dinilai menjadi langkah penting agar tekanan inflasi tidak berkembang menjadi risiko yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
Di sisi lain, Prasasti mengapresiasi kinerja ekspor Indonesia yang cukup menggembirakan. BPS mencatat ekspor sepanjang Januari–April 2026 mencapai 92,15 miliar dolar AS atau tumbuh 5,48 persen secara tahunan (year-on-year), dengan lonjakan tajam pada April hingga 21,98 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kenaikan ekspor itu ditopang oleh produk ekspor industri pengolahan serta produk hilirisasi seperti nikel olahan ke China dan minyak sawit mentah (CPO).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!