Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembus 545 Ton Padi, Sektor Ini Mendadak Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Papua Awal 2026

4 Rabu, 03 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Tembus 545 Ton Padi, Sektor Ini Mendadak Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Papua Awal 2026 Tembus 545 Ton Padi, Sektor Ini Mendadak Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Papua Awal 2026 Doc: ANTARA/Qadri Pratiwi
Ket. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry.

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan mencatat sektor pertanian resmi bertransformasi menjadi penggerak utama (primary mover) pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan pertama tahun 2026. Berdasarkan manifes data struktural, volume produksi padi di bumi Cendrawasih sepanjang periode Januari hingga Maret dilaporkan sukses menembus angka 545,96 ton. 

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry di Jayapura, Selasa, mengatakan peningkatan produksi tersebut menunjukkan sektor pertanian Papua mulai bergerak menuju kegiatan ekonomi yang lebih produktif.

"Pada pertumbuhan ekonomi triwulan pertama di 2026 mengalami tren positif di mana sektor pertanian menjadi salah satu kontributor utama pada pertumbuhan tersebut," katanya.

Menurut Andry, dengan kondisi tersebut berbeda dengan pola pertanian subsisten yang selama ini banyak dijalankan masyarakat.

“Hal ini mengindikasikan bahwa sektor pertanian tidak lagi bersifat subsisten sehingga sudah mulai bertransformasi menjadi sektor produktif untuk menopang pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Dia menjelaskan sementara dari sisi pengeluaran, ada konsumsi rumah tangga menjadi faktor dominan yang menopang pergerakan ekonomi daerah.

"Konsumsi rumah tangga yang tetap kuat juga menjadi penopang penting ekonomi Papua. Kondisi tersebut didukung oleh inflasi yang terkendali sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," katanya lagi.

Dia menambahkan di sisi lain, aktivitas perdagangan luar daerah juga menunjukkan perkembangan positif. Nilai ekspor Papua mengalami peningkatan yang disertai surplus neraca perdagangan, mencerminkan semakin aktifnya kegiatan ekonomi dan distribusi barang.

"Untuk itu kami pemerintah akan terus mendorong peningkatan produktivitas komoditas pertanian, melalui penguatan infrastruktur, pendampingan petani, serta perluasan akses pasar agar kontribusi sektor ini semakin optimal terhadap pertumbuhan ekonomi Papua,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

34 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...

Anggaran Perumahan Jakarta Disiapkan Rp1,54 Triliun

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.