Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perusahaan Asia Pasifik Percepat Adopsi AI untuk Perkuat Ketahanan Bisnis

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 23:13 WIB | Oleh:
Perusahaan Asia Pasifik Percepat Adopsi AI untuk Perkuat Ketahanan Bisnis Doc: Accenture
Ket. Riset bertajuk Accenture Pulse of Change 2026. Accenture mengungkap 86 persen perusahaan di Asia Pasifik berencana meningkatkan investasi AI. Adopsi kecerdasan buatan kini bergeser dari tahap eksperimen menuju implementasi enterprise.

JAKARTA — Perusahaan-perusahaan di kawasan Asia Pasifik semakin agresif mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai strategi untuk memperkuat daya saing bisnis di tengah dinamika ekonomi global.

Temuan tersebut terungkap dalam riset terbaru Accenture Pulse of Change 2026 yang menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari tahap eksperimen menuju implementasi AI di level perusahaan secara menyeluruh.

Berdasarkan riset yang melibatkan para pimpinan perusahaan di kawasan Asia Pasifik, sebanyak 86 persen responden berencana meningkatkan investasi pada teknologi AI.

Saat ini, 77 persen perusahaan telah menggunakan AI agents, sementara 29 persen di antaranya sudah menerapkan teknologi tersebut secara lintas fungsi bisnis, bukan hanya terbatas pada satu divisi atau proses tertentu.

Data tersebut menunjukkan AI kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai alat efisiensi operasional.

Sebanyak 76 persen pimpinan perusahaan di Asia Pasifik kini melihat AI sebagai pendorong pertumbuhan pendapatan atau revenue growth, bukan semata instrumen penghematan biaya.

Seiring meluasnya implementasi AI, fokus perusahaan kini bergeser pada bagaimana mengoperasionalkan teknologi tersebut secara lebih luas dan berkelanjutan.

Langkah itu mencakup penguatan tata kelola, pembenahan proses kerja, hingga kesiapan organisasi dari sisi struktur dan budaya perusahaan.

Riset Accenture Sovereign AI juga mencatat sebanyak 62 persen perusahaan di Asia Pasifik berencana meningkatkan investasi pada area ini.

Sementara itu, riset Talent Reinventors: Delivering Value with and for People in the Age of AI menunjukkan 41 persen eksekutif tingkat atas memprioritaskan investasi pada transformasi talenta.

Persentase yang sama juga menyebut kesenjangan keterampilan atau skill gap sebagai tantangan terbesar dalam mengimbangi perkembangan teknologi AI.

Co-CEO APAC Accenture, Ryoji Sekido, mengatakan perusahaan di kawasan Asia Pasifik kini mulai serius melakukan scaling AI untuk membangun ketahanan bisnis.

“Di tengah kondisi bisnis yang penuh ketidakpastian, mulai dari tekanan margin, gangguan perdagangan, hingga pasar talenta yang tidak merata, perusahaan di APAC mulai serius melakukan scaling AI untuk membangun ketahanan,” ujarnya dalam keterangan resmi pada hari Jumat (8/5).

Menurut dia, perusahaan yang berhasil bukan sekadar meluncurkan berbagai alat berbasis AI, tetapi juga berinvestasi secara konsisten pada aspek talenta, proses kerja, desain ulang organisasi, hingga model operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.