Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Kurang Hujan, Kenneth DPRD DKI Pastikan Modifikasi Cuaca 'On The Track'

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 17:37 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jakarta Kurang Hujan, Kenneth DPRD DKI Pastikan Modifikasi Cuaca 'On The Track' Doc: istimewa
Ket. Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengawal langsung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Pangkalan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (25/9)

 JAKARTA - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengawal langsung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Pangkalan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (25/9).

Langkah ini dilakukan Kenneth untuk memastikan penanganan kekeringan di wilayah Jabodetabek melalui modifikasi cuaca supaya bisa berjalan optimal.

Pria yang akrab disapa Bang Kent itu menyampaikan, bahwa operasi yang digelar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan BMKG tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, sehingga pengawasan ketat menjadi hal yang mutlak.

"Sebagai Anggota Dewan, tentunya saya wajib mengawal kegiatan ini karena OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta yang di himpun dari skema uang rakyat. Kita harus kawal dan pastikan pelaksanaannya berjalan sebaik-baiknya,” ujar Kent, Jumat (25/9).

Dalam peninjauan teknis di lapangan, Kent turut mengecek langsung persiapan bahan semai yang disiapkan untuk penyemaian awan. 

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang menggunakan bahan NaCl cair (liquid), pada operasi hari ini petugas menyemai sebanyak 1 ton NaCl bahan garam halus (powder).

"Jika sebelumnya menggunakan NaCl liquid, hari ini yang dibawa adalah NaCl powder sebanyak 1.000 kilogram atau 1 ton. Harapan kami hasilnya bisa maksimal sehingga curah hujan yang turun cukup banyak untuk menekan kekeringan sekaligus polusi udara di DKI Jakarta," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan DKI Jakarta itu.

Lebih lanjut, Kent menuturkan bahwa OMC di langit Jabodetabek telah dilakukan sejak 18 September 2026.

Penyemaian awan pada 25 September 2026 merupakan hari terakhir untuk melakukan modifikasi cuaca karena pertumbuhan awan diprediksi menipis akhir pekan ini.

“Seperti yang disampaikan oleh pihak BMKG, mulai 26 September potensi pertumbuhan awan cukup rendah. Jadi harapannya garam NaCl yang ditabur selama sepekan terakhir bisa memicu awan hujan dalam waktu dekat,” pungkas Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII itu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, OMC yang dilakukan pada 18-25 September 2026 memiliki tiga tujuan.

Pertama, kata Maruli, adalah untuk menurunkan polusi udara. Kemudian yang kedua adalah untuk membantu menurunkan hujan di wilayah DKI Jakarta. 

“Jadi operasi modifikasi cuaca ini tujuannya adalah untuk menurunkan polusi, mengupayakan turunnya hujan dan meningkatkan kebutuhan air baku PAM Jaya,” ucap dia.

Atas OMC yang dilakukan, Maruli memprediksi hujan bakal turun dalam beberapa hari ke depan. Hanya saja curah hujan kemungkinan tak turun merata di seluruh wilayah Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Tuding Zelenskyy Tak Ingin Akhiri Perang

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Luar Negeri
Filipina Panggil Dubes Tion...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.