Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Dampak Kabut Asap, Masyarakat Belitung Diimbau Gunakan Masker

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 16:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kurangi Dampak Kabut Asap, Masyarakat Belitung Diimbau Gunakan Masker Doc: ANTARA
Ket. kondisi cuaca dan iklim yang kurang bersahabat di Belitung akibat kabut asap, di Tanjungpandan, Sabtu (26/9/2026).

TANJUNGPANDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung mengimbau masyarakat agar mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Tanjungpandan pada Sabtu (26/9).

‎"Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan mengingat Kota Tanjungpandan saat ini diselimuti kabut asap," kata Kepala Pelaksana BPBD Belitung Zainal Harison di Tanjungpandan, Sabtu (26/9).

Ia mengatakan langkah preventif ini diambil menyusul fenomena kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Pulau Belitung pagi ini.

‎Berdasarkan informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas II H. AS Hanandjoeddin, kabut asap ini merupakan kiriman lintas wilayah akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah.

‎"Pergerakan arah angin membawa asap ke wilayah Pulau Belitung. Sedangkan di wilayah Pulau Belitung sampai saat ini tidak terdeteksi titik api dengan level tinggi," ujarnya.

‎Zainal mengimbau masyarakat agar memakai masker saat keluar ruangan guna menghindari dampak buruk paparan asap terhadap saluran pernapasan.

BPBD Belitung mengimbau masyarakat, terutama anak-anak, lansia, yang memiliki riwayat penyakit pernapasan agar dapat membatasi aktivitas fisik yang terlalu lama di luar rumah.

‎"Masyarakat kami minta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan yang dapat memperparah kondisi udara di Belitung," katanya.

‎Kerja sama seluruh elemen masyarakat, katanya, sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan bersama di tengah kondisi cuaca dan iklim yang kurang bersahabat harus tetap jaga kesehatan dan utamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.