Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Siaga Penuh: Topan Jangmi Datang Membawa Teror Hujan Ekstrem

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 15:03 WIB | Oleh:
Jepang Siaga Penuh: Topan Jangmi Datang Membawa Teror Hujan Ekstrem Doc: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS
Ket. Papan keberangkatan Bandara Haneda Tokyo menunjukkan penerbangan yang dibatalkan ke Okinawa setelah Topan Jangmi bergerak menuju daratan Jepang, pada Senin (1/6), ketika maskapai penerbangan mulai menangguhkan layanan di seluruh wilayah tersebut.

TOKYO - Topan Jangmi diperkirakan membawa hujan lebat ke wilayah Jepang bagian barat dan timur di sepanjang pesisir Pasifik pada pekan ini, demikian disampaikan Badan Meteorologi Jepang (JMA), Minggu (31/5), dan pihak berwenang setempat juga sudah membatalkan penerbangan sejumlah maskapai penerbangan.

JMA menyatakan hujan lebat dengan tingkat yang berpotensi memicu peringatan diperkirakan terjadi mulai dari Pulau Kyushu di barat daya hingga wilayah Kanto yang mencakup Tokyo, di sepanjang pesisir Pasifik hingga Rabu (3/5).

Badan tersebut juga mengimbau masyarakat mewaspadai angin kencang, gelombang pasang akibat badai, tanah longsor, serta meluapnya sungai.

Menurut JMA, topan itu diperkirakan mendekati Pulau Okinawa dan Kepulauan Amami pada Senin (1/6) dan Selasa (2/6). Setelah itu, topan diperkirakan berbelok ke arah timur dan bergerak menuju Jepang bagian barat dan timur pada Rabu (3/6) dengan kekuatan yang sedikit melemah.

Karena adanya front cuaca yang tertahan di sebelah utara topan, hujan diperkirakan sudah turun di sejumlah wilayah bahkan sebelum topan mencapai daratan.

JMA mencatat durasi hujan berpotensi berlangsung lebih lama sehingga meningkatkan akumulasi curah hujan. Beberapa daerah diperkirakan menerima curah hujan lebih dari 200 hingga 300 milimeter.

Japan Airlines Co. dan All Nippon Airways Co. melaporkan serangkaian pembatalan penerbangan menuju dan dari Okinawa.

Prakiraan curah hujan selama 24 jam hingga Senin siang mencapai 100 milimeter di Okinawa serta 80 milimeter di Amami dan Kyushu bagian selatan.

Hingga Selasa siang, curah hujan diperkirakan mencapai 300 milimeter di Okinawa, Amami, dan Kyushu bagian selatan.

Sementara itu, hingga Rabu siang, curah hujan diperkirakan mencapai 300 milimeter di Pulau Shikoku dan wilayah Kansai di Jepang bagian barat, serta 200 milimeter di sejumlah wilayah lain seperti Tokai di Jepang tengah dan Kanto.

Pada Minggu sore, Topan Jangmi terpantau bergerak ke arah utara dengan kecepatan 20 kilometer per jam di selatan Okinawa.

Topan tersebut memiliki tekanan udara pusat 975 hektopaskal, dengan kecepatan angin maksimum 108 kilometer per jam dan kecepatan hembusan angin sesaat maksimum 162 kilometer per jam. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Luar Negeri
Brantas Geng Kriminal, Peru...

Erupsi Anak Krakatau: Bandara Dhoho Kediri Batalkan 2 Penerbangan

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.