Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Razia Kendaraan, yang Kena Pengedar Obat Terlarang

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Dari Razia Kendaraan, yang Kena Pengedar Obat Terlarang Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Dua pria yang diamankan Polres Cianjur terkait dugaan peredaran obat saat razia kendaraan di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/9).

CIANJUR -- Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mendalami dugaan peredaran obat setelah mengamankan dua pria dalam razia kendaraan di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur, Minggu.

Kasatnarkoba Polres Cianjur AKP Iwan Hendi di Cianjur, Minggu, mengatakan polisi menemukan sejumlah obat serta percakapan di telepon seluler kedua orang tersebut yang diduga berkaitan dengan pemesanan obat dalam jumlah banyak.

Dua pria berinisial IM (28) dan AL (29), warga Kecamatan Cianjur, tersebut hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Cianjur.

"Kami masih mendalami kasusnya. Selain barang bukti obat, kami mengamankan kertas resep dan bukti percakapan di ponsel kedua terduga pelaku," katanya.

Menurut Iwan, keduanya awalnya terjaring saat polisi menggelar razia kendaraan, termasuk penggunaan knalpot bising, di Jalan Siliwangi.

Petugas mencurigai keduanya setelah mereka diduga berusaha menghindar ketika kendaraannya dihentikan.

Polisi kemudian mengamankan kedua pria tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap tas yang mereka bawa hingga menemukan beberapa butir obat.

Menurut Iwan, keduanya mengaku obat tersebut diperoleh menggunakan resep dokter karena menjalani pengobatan terkait kondisi kejiwaan.

Namun, polisi kemudian memeriksa telepon seluler keduanya dan menemukan percakapan yang diduga berkaitan dengan pemesanan obat dalam jumlah banyak.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi Satresnarkoba Polres Cianjur untuk melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

"Kami melakukan penyelidikan dan pengembangan. Kedua pria tersebut masih menjalani pemeriksaan petugas di Satresnarkoba Polres Cianjur," katanya.

Polisi belum menjelaskan jenis dan jumlah obat yang ditemukan maupun status hukum kedua orang tersebut dalam perkara tersebut.

Polres Cianjur meminta masyarakat melaporkan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing melalui layanan kepolisian 110.

"Selama ini banyak laporan yang masuk dari masyarakat sehingga memudahkan petugas dalam melakukan tindakan. Silakan lapor ketika melihat kegiatan yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal," kata Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Bill Gates Peringatkan AI T...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.