Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Burkina Faso-Indonesia Teken Kerja Sama Bebas Visa Paspor Diplomatik

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 15:49 WIB | Oleh:
Burkina Faso-Indonesia Teken Kerja Sama Bebas Visa Paspor Diplomatik Doc: Shutterstock

JAKARTA - Indonesia dan Burkina Faso di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat, menandatangani Framework Agreement for Cooperation dan Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas.

Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Burkina Faso, Karamoko Jean-Marie Traoré pada Jumat (25/9) untuk memperkuat kerja sama kedua negara.

Selain penandatanganan kerangka kesepakatan kerja sama tersebut, Indonesia dan Burkina Faso juga mendorong kerja sama teknis, peningkatan kapasitas dan hubungan antarpelaku usaha, termasuk melalui partisipasi pada Trade Expo Indonesia yang akan diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2026.

Menlu RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Siprus Constantinos Kombos untuk membahas peluang investasi guna mendukung hilirisasi dan peningkatan nilai tambah komoditas Indonesia, serta rencana kunjungan Menlu Siprus ke Indonesia

Pada pertemuan tersebut, Indonesia juga menandatangani Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas dengan Siprus yang akan meningkatkan interaksi Indonesia dengan Siprus.

Selain itu, Menlu RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Mirjana Spoljaric Egger dan menekankan pentingnya memastikan perlindungan warga sipil di wilayah konflik, khususnya di Jalur Gaza, Palestina.

Indonesia dan ICRC juga telah berkomitmen untuk terus mendorong kerja sama dalam bidang kemanusiaan yang lebih erat melalui kolaborasi konkret.

Menurut data dari Kementerian Perdagangan RI yang diakses pada Sabtu (26/9), nilai ekspor non-migas Indonesia ke Burkina Faso pada Januari hingga Juli 2025 tercatat sebesar 5,8 juta dolar AS (sekitar Rp103,9 miliar), sedangkan pada periode yang sama di tahun 2026 turun menjadi 5,3 juta dolar AS (sekitar Rp94,9 miliar).

Sementara itu, nilai ekspor non-migas Indonesia ke Siprus pada Januari hingga Juli 2025 tercatat sebesar 10,7 juta dolar AS (sekitar Rp191,7 miliar), sedangkan pada periode yang sama di tahun 2026 turun menjadi 9,4 juta dolar AS (sekitar Rp168,4 miliar). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Dinas Kebudayaan DKI Manfaa...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.