Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teror Buaya Muara Ngamuk di Pesisir Pasaman Barat, BPBD Desak KKP Turun Tangan

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 16:48 WIB | Oleh:
Teror Buaya Muara Ngamuk di Pesisir Pasaman Barat, BPBD Desak KKP Turun Tangan Doc: ANTARA/HO-BPBD Pasaman Barat
Ket. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Zulkarnain saat melihat kondisi seorang warga Sikilang, Kecamatan Sungai Aua, Sabtu (26/9).

PASAMAN BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) segera turun tangan mengendalikan populasi dan merelokasi buaya muara yang kian meresahkan warga pesisir.

ga ke pantai Samudera Hindia saat ini meningkat. Ini harus menjadi perhatian bersama," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat Zulkarnain di Simpang Empat, Minggu (27/9).

Menurut dia, wilayah Pasaman Barat memiliki pesisir pantai dengan banyak sungai dan kanal perkebunan yang bermuara langsung ke laut.

"Ini habitat ideal buaya muara. Kami di BPBD hanya bisa evakuasi dan imbau warga. Untuk kajian populasi, pengendalian habitat dan relokasi permanen, kami butuh KKP turun tangan," tegasnya

Dia mengingatkan masyarakat yang berdomisili di daerah muara dan pesisir pantai Pasaman Barat lebih berhati-hati dalam beraktivitas di lingkungan sungai dan muara.

"Tiga tahun terakhir sudah ada lima orang menjadi korban buaya. Saat ini masyarakat resah karena buaya kembali muncul dan baru-baru ini seorang warga Sikilang Sungai Aua diterkam buaya," kata dia.

Dia mengatakan berdasarkan rekapitulasi BPBD Pasaman Barat, Basarnas Pos Pasaman dan Diskominfo Pasaman Barat konflik buaya bukan kejadian baru melainkan berulang setiap tahunnya.

Dia menjelaskan pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 11.30 WIB seorang warga Nagari Sikilang, Kecamatan Sungai Aur Selatan Pasaman Barat, Sius (50), menjadi korban serangan buaya di Sungai Batang Sikilang.

Peristiwa terjadi saat korban sedang mencari nafkah sebagai pencari lokan di tengah sungai. Tanpa disadari, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dan menerkam betis kaki kiri korban.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka sobek terbuka dengan daging terangkat sekitar 10 centimeter di bagian betis kiri.

Korban sempat berduel dan tarik-menarik dengan predator tersebut sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh rekan-rekannya dengan peralatan seadanya.

Usai kejadian, korban segera dievakuasi warga dan dirujuk ke RSUD Pasaman Barat di Jambak untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kondisi korban saat ini kondisinya stabil dan dalam perawatan tim medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Bill Gates Peringatkan AI T...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.