Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dipilih Kemensos Jadi Percontohan Nasional, Kalurahan Sumberejo Siap Dobrak Layanan Sosial

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Dipilih Kemensos Jadi Percontohan Nasional, Kalurahan Sumberejo Siap Dobrak Layanan Sosial Doc: ANTARA/HO-Humas Prokopim Sleman
Ket. Bupati Sleman Harda Kiswaya.

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan kesiapannya mendukung penuh program Transformasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Pemberdayaan Sosial yang digagas Kementerian Sosial.

​Dalam program tersebut, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman ditunjuk sebagai lokasi percontohan awal pelaksanaan transformasi layanan sosial terpadu tersebut.

​Bupati Sleman Harda Kiswaya di Sleman, Minggu, mengatakan pemkab menyambut positif inisiatif penunjukan Kalurahan Sumberejo sebagai pelaksana puskesos.

​"Program ini sejalan dengan komitmen Pemkab Sleman dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mendorong warga agar semakin berdaya dan mandiri," katanya, Minggu (27/9).

Ia berharap, program tersebut berjalan optimal dan menjadi bagian dari pengembangan model layanan kesejahteraan sosial yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Semoga dengan dipilihnya Sumberejo sebagai lokasi percontohan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi Kabupaten Sleman, semoga juga hingga tingkat nasional," katanya.

Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial mendorong penguatan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Sleman melalui Puskesos Pemberdayaan Sosial. Kalurahan Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan awal pelaksanaan transformasi tersebut.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Mira Riyati saat bertemu dengan Bupati Sleman Harda Kiswaya di Ruang Rapat Bupati Sleman, Sabtu (26/9), mengatakan Transformasi Puskesos Pemberdayaan Sosial diarahkan memperkuat peran puskesos sebagai simpul layanan kesejahteraan sosial sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.

"Penguatan dilakukan melalui proses identifikasi dan profiling masyarakat, fasilitasi layanan dan rujukan, pengembangan potensi masyarakat, pendampingan, hingga penguatan kemandirian masyarakat," katanya.

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan program tersebut, Kementerian Sosial mengharapkan sinergi dengan Pemkab Sleman, di antaranya melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan Pemerintah Kalurahan Sumberejo, dukungan terhadap pelaksanaan uji coba, serta sinergi program pemberdayaan sosial dengan berbagai program daerah yang relevan.

"Dengan transformasi ini, puskesos diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai titik layanan sosial, tetapi juga berkembang menjadi simpul yang menghubungkan berbagai layanan kesejahteraan sosial sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin berdaya dan mandiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Bill Gates Peringatkan AI T...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.