Bangkok Dikepung Banjir, Hujan Deras Bikin Ibu Kota Tailan Lumpuh Total
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 16:03 WIB | Oleh: Deri HenriawanISTANBUL - Seluruh 50 distrik di ibu kota Tailan, Bangkok, telah ditetapkan sebagai zona bencana akibat hujan deras dan banjir.
Kondisi cuaca tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas dan menghambat aktivitas sehari-hari, dengan wilayah Bangkok bagian timur menjadi salah satu daerah yang paling terdampak, menurut Bangkok Post, Sabtu (26/9).
Penetapan status tersebut memungkinkan Pemerintah Metropolitan Bangkok, lembaga-lembaga pemerintah lainnya, serta pemerintah daerah untuk mengambil tindakan yang lebih cepat dan terkoordinasi di wilayah terdampak.
Warga mendapat peringatan melalui sistem cell broadcast (pesan siaran seluler) bahwa ketinggian air di kanal-kanal, yang sudah berada pada level kritis, diperkirakan akan terus meningkat.
Sementara itu, Departemen Meteorologi Tailan mengatakan cuaca yang tidak menentu tersebut disebabkan oleh sistem tekanan rendah yang kuat di wilayah Dataran Tengah bagian bawah, Bangkok, dan provinsi-provinsi di sekitarnya, serta menguatnya monsun barat daya di Laut Andaman, wilayah selatan, dan Teluk Tailan.
Departemen tersebut memperingatkan pada Sabtu (26/9) bahwa hujan lebat diperkirakan terjadi di seluruh Tailan hingga Minggu (27/9).
Pemerintah Metropolitan Bangkok mengatakan banjir dapat surut dalam waktu enam jam jika tidak terjadi hujan tambahan, sementara stasiun pompa beroperasi dengan kapasitas penuh.
Warga di sejumlah lingkungan juga melakukan pembelian bahan-bahan pokok secara berlebihan (panic buying) dengan membeli dan menimbun kebutuhan pokok karena khawatir kondisi banjir akan memburuk. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!