Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mercedes Batalkan Rencana Akuisisi Saham Alpine karena Dinilai Terlalu Mahal

📅 Senin, 01 Jun 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Mercedes Batalkan Rencana Akuisisi Saham Alpine karena Dinilai Terlalu Mahal Doc: AFP
Ket. Toto Wolf.

LONDON – Upaya Mercedes untuk mengakuisisi sebagian kepemilikan tim Formula 1 Alpine dilaporkan kandas setelah pabrikan asal Jerman tersebut menilai harga yang diminta terlalu tinggi.

Menurut laporan BBC pada hari Minggu (31/5), Mercedes dan kepala tim Formula 1 mereka, Toto Wolff, sebelumnya telah mencapai kesepakatan prinsip dengan pemilik Alpine, Renault, untuk membeli 24 persen saham tim yang saat ini dimiliki kelompok investasi Otro Capital.

Namun, negosiasi tersebut akhirnya terhenti karena perbedaan penilaian nilai investasi. Mengutip sumber internal, BBC menyebut Otro Capital meminta harga yang dianggap berada jauh di atas nilai pasar oleh Mercedes.

Kelompok investasi tersebut dikabarkan mematok harga sekitar 720 juta dolar AS (sekitar 11,7 triliun rupiah) untuk melepas 24 persen sahamnya. Nilai itu secara tidak langsung menaksir harga keseluruhan tim Alpine mencapai 3 miliar dolar AS (sekitar 48,9 triliun rupiah).

Padahal, Otro Capital hanya mengeluarkan investasi sebesar 200 juta euro untuk memperoleh kepemilikan tersebut pada Juni 2023.

Sumber di Renault mengonfirmasi bahwa pembicaraan antara kedua pihak tidak lagi berlanjut.

"Kami memahami bahwa diskusi telah dihentikan," kata sumber tersebut kepada BBC.

Hingga saat ini Mercedes maupun Wolff belum memberikan komentar resmi terkait gagalnya kesepakatan tersebut.

Laporan tersebut juga menyoroti perbedaan valuasi antara Alpine dengan sejumlah tim papan atas Formula 1 lainnya.

Dalam transaksi kepemilikan terbaru, tim Mercedes-AMG Petronas Formula One Team disebut memiliki valuasi sekitar 4,6 miliar poundsterling. Sementara juara dunia konstruktor, McLaren Formula 1 Team, ditaksir bernilai sekitar 3,5 miliar poundsterling.

Kedua tim tersebut memiliki nilai yang lebih tinggi karena berstatus menguntungkan secara finansial sekaligus jauh lebih kompetitif dibanding Alpine.

Sebaliknya, Alpine masih berjuang keluar dari keterpurukan performa. Tim asal Prancis itu saat ini menempati posisi kelima klasemen konstruktor setelah lima balapan musim ini. Pada musim 2025, mereka bahkan mengakhiri kompetisi di posisi terbawah.

Perbedaan prestasi itulah yang diyakini menjadi salah satu alasan Mercedes enggan membayar harga yang diminta Otro Capital.

Meski pembelian saham batal terlaksana, hubungan kerja sama teknis antara Mercedes dan Alpine masih tetap berjalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.